"Jadi, yang paling besar tentunya partisipan dari Indonesia. Kemudian dari Filipina, sama dari Taipei, itu yang semuanya di atas 10. Indonesia paling besar tentunya, sembilan puluh lebih," tambahnya.
Hary Tanoesoedibjo meyakini turnamen biliar level Asia ini bisa memotivasi para atlet muda, terkhusus dari Indonesia. Ia berharap, ajang ini menjadi momentum untuk mengorbitkan atlet-atlet biliar Indonesia ke panggung dunia.

"Mudah-mudahan kegiatan seperti ini memotivasi para pemain profesional, atlet, supaya ikut partisipasi, supaya latihan terus. Dan kami dari POBSI ingin sekali Indonesia memiliki juara-juara tangguh, juara-juara dunia, sehingga bisa mengharumkan nama bangsa kita," harap Hary Tanoesoedibjo.
Seiring dengan itu, Hary Tanoesoedibjo menilai perkembangan biliar di Indonesia sangat pesat. Hary Tanoesoedibjo berharap atlet-atlet muda dari seluruh Indonesia bisa unjuk gigi di turnamen level Asia ini.
"Perkembangan di Indonesia sangat baik ya. Kita bisa lihat di mana-mana banyak rumah biliar, hampir di seluruh Indonesia. Mau di kota, mau di kabupaten. Dan ini memberikan kesempatan untuk mencari bibit-bibit yang baik tentunya. Karena merata," tutupnya.
(Ramdani Bur)