Alwi sendiri tidak menyadari bahwa pertandingan besok melawan atlet yang satu generasi dengannya. Tunggal putra kelahiran Surakarta, Jawa Tengah, itu pun mempunyai pesan kepada pemain muda lainnya untuk terus berkembang.
"Jadi ya saya pribadi, karena saya enggak tahu, mungkin saya pribadi dan teman-teman yang ada di Pelatnas yang seumuran saya, yang pastinya ingin berada di level atas secepatnya," tutur Alwi.

"Memang tidak bisa dipungkiri butuh pengalaman, butuh jam terbang, butuh merasakan atmosphere yang berbeda-beda, bertemu pemain dari segala rank, tidak bisa menyepelekan, bertemu dengan kondisi lapangan. Itu semua berjalan dengan adanya waktu," tandasnya.
(Rivan Nasri Rachman)