GANDA putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, membuat progres pesat hanya dalam enam bulan. Bermodalkan 10 turnamen, Fajar/Fikri menembus peringkat empat dunia.
Berdasarkan ranking BWF per 13 Januari 2026, Fajar/Fikri sudah duduk di peringkat empat dunia. Bahkan pekan depan, Fajar/Fikri diprediksi akan menempati ranking tiga dunia.

Kesuksesan ini membuat Fajar/Fikri senang. Namun, jawara China Open 2025 itu tidak ingin cepat puas karena ranking bukan patokan utama.
"Kalau kata netizen kan ranking itu bukan patokan, tapi juara yang harus. Ya jadi ranking bukan patokan, tapi itu mempengaruhi, yang pasti gaji eh nilai kontrak (dengan nada bercanda)," kata Fajar Alfian di Pelatnas PBSI Cipayung.
"Yang kedua, seeding. Kita enggak ketemu unggulan-unggulan di babak awal. Jadi itu sangat mempengaruhi sih kalau menurut saya. Jadi selain titel, ranking juga sangat mempengaruhi semuanya," tambah Fajar Alfian.
Bagi Fikri, ranking empat dunia adalah pencapaian terbaik dalam kariernya. Sementara bagi Fajar, ini adalah momen apik dengan pasangan berbeda setelah sempat merebut kesuksesan bersama Muhammad Rian Ardianto.