Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

FIM Ubah Aturan di MotoGP 2026: Pembalap Tak Bisa Langsung Masuk Sirkuit jika Terjatuh, Marc Marquez Dirugikan?

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Selasa, 13 Januari 2026 |02:25 WIB
FIM Ubah Aturan di MotoGP 2026: Pembalap Tak Bisa Langsung Masuk Sirkuit jika Terjatuh, Marc Marquez Dirugikan?
FIM mengubah aturan di MotoGP 2026 yang bisa merugikan para rider termasuk Marc Marquez (Foto: X/@MotoGP)
A
A
A

FIM mengubah aturan soal pembalap diperbolehkan bergabung lagi ke sirkuit jika terjatuh pada MotoGP 2026. Hal ini berpotensi merugikan para rider termasuk Marc Marquez.

Selama ini, jika seorang pembalap terjatuh dan mesin motornya mati, mereka diizinkan restart di gravel atau area run-off. Hal ini dilakukan guna menghemat waktu entah dalam sesi latihan, kualifikasi, atau lomba.

1. Menciptakan Situasi Berbahaya

Deretan Foto-Foto Pembalap Jatuh di Sirkuit Mandalika dari Marquez hingga Jorge Martin

Namun, situasi itu berpotensi menciptakan bahaya tersendiri buat pembalap dan juga petugas seperti marshal. Sebab, mereka jadi terlibat dalam sesi aktif dan bisa sewaktu-waktu jadi korban kecelakaan lain.

Karena itu, FIM mengubah aturan mulai MotoGP 2026. Para pembalap tidak lagi diizinkan menyalakan ulang mesin motornya di area run-off jika melebar atau jatuh.

Percobaan restart baru boleh dilakukan di belakang pagar pembatas di area service road. Singkatnya, mesin motor wajib dinyalakan di area yang aman.

“Setelah terjatuh atau masalah teknis, motor yang mesinnya mati di trek atau area run-off harus dibawa secepatnya ke garis pertama perlindungan (pagar pembatas) oleh marshal,” bunyi pernyataan resmi FIM, dikutip dari Crash, Selasa (13/1/2026).

 

“Mesin motor tak boleh dinyalakan ulang di trek atau area run-off. Motor-motor itu harus dipindahkan ke service road (atau tempat yang aman dan terlindungi jika tidak ada service road) di mana bantuan untuk restart diizinkan,” imbuh statemen tersebut.

2. Bantuan

Marc Marquez dua kali jatuh di sesi latihan MotoGP Mandalika 2025 (Foto: X/@MotoGP)

Biasanya, para pembalap akan meminta bantuan dari marshal untuk mendorong motor agar mesinnya bisa dihidupkan lagi. Petugas tetap diizinkan membantu tapi hanya boleh dilakukan di luar trek dan area run-off.

Sementara, jika pembalap keluar lintasan atau jatuh di run-off area dan mesin motornya masih menyala, mereka diizinkan bergabung lagi. Namun, bila marshal melihat ada permasalahan di kuda besinya, mereka bisa diminta berhenti.

(Wikanto Arungbudoyo)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement