Proses perkenalan tim ini dihadiri langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bandung, pengurus PP Perbasi tingkat pusat, provinsi, dan daerah, perwakilan Dispora dan KONI, IBL, komunitas Basket Bandung, serta para pendukung setia Satria Muda Bandung.
Dalam kesempatan itu, Satria Muda Bandung juga memperkenalkan jersey barunya. Mulai dari home, away dan alternate dengan menggunakan apparel asal Spanyol, Kelme.
CEO Kelme Indonesia, Kevin Wijaya mengaku merasa terhormat bisa menjadi bagian dari perjalanan Satria Muda Bandung.
“Kelme menghadirkan desain dan teknologi apparel yang mendukung performa atlet, dan kami memastikan para pemain tampil nyaman, percaya diri, dan maksimal di setiap pertandingan,” kata Kevin.
Ia membeberkan kolaborasi Kelme dengan Satria Muda Bandung ini lahir dari kesamaan nilai, yakni kepercayaan pada proses. Kevin percaya performa tinggi dibangun melalui konsistensi, disiplin, dan kerja jangka panjang, sehingga ini bukan kerja sama sesaat, melainkan komitmen untuk tumbuh bersama basket Indonesia.
“Bandung sendiri kami pilih menjadi langkah awal melalui Persib Bandung dan Satria Muda Bandung karena memiliki akar olahraga yang kuat, budaya pembinaan yang konsisten, serta melahirkan talenta melalui proses panjang, nilai yang sejalan dengan DNA Kelme,” pungkasnya.
(Ramdani Bur)