BERIKUT profil Hikmat Ramdani/Leani Ratri Oktila yang menyumbang medali emas pertama Kontingen Indonesia di Paralimpiade Paris 2024. Mereka sukses memenangi perang saudara di partai final.
Keberhasilan Hikmat/Leani itu menjadi kabar baik buat Kontingen Indonesia terutama cabor para badminton. Ini merupakan medali emas pertama sekaligus sudah memenuhi target dari NPC Indonesia.

Hikmat/Leani sejatinya baru berpasangan pada 2023 di nomor ganda campuran. Namun, keduanya sudah langsung merebut medali emas pada kesempatan Paralimpiade pertamanya.
Pasangan tersebut tampil di babak final nomor ganda campuran SL3-SU5 cabor para badminton Paralimpiade Paris 2024. Mereka menghadapi Fredy Setiawan/Khalimatus Sadiyah di partai puncak.
Bermain di La Chapelle Arena, Paris, Prancis, Senin (2/9/2024) siang WIB. Hikmat/Leani menghadapi Fredy/Khalimatus sehingga medali emas sudah pasti digenggam kontingen Indonesia. Namun, perjuangan meraih medali tersebut tidak mudah.
Hikmat/Leani mendapatkan perlawanan ketat dari Fredy/Khalimatus. Untungnya, mereka berhasil memenangi pertandingan dengan skor 21-16 dan 21-15.
Bagi Hikmat, ini adalah medali emas pertamanya di Paralimpiade. Sedangkan, Leani sudah panen emas sejak edisi-edisi sebelumnya.
Perempuan asal Riau itu meraih dua emas pada Paralimpiade Tokyo 2020. Dengan satu emas dari nomor ganda campuran ini, Leani otomatis sudah mengoleksi tiga keping.
Perolehan emas perempuan berusia 33 tahun itu masih bisa bertambah. Sebab, Leani akan tampil di final nomor tunggal putri SL4 melawan Cheng Hefang (China).
Itu tadi profil Hikmat Ramdani/Leani Ratri Oktila yang menyumbang medali emas pertama Kontingen Indonesia di Paralimpiade Paris 2024. Semoga informasi ini berguna untuk pembaca sekalian.
(Wikanto Arungbudoyo)