Mendengar ucapan Wolff, Hamilton pun tersenyum nakal. Juara F1 tujuh kali itu pun secara tidak langsung mengakui bahwa dirinya sering berpura-pura sakit untuk melewatkan tes F1 bersama timnya.
“Saya bertanya-tanya. Dulu saya melakukan hal itu untuk melewatkan hari tes karena pada umumnya saya tidak suka hari tes, jadi kemarin ketika saya mendengar dia sakit, saya berpikir: 'Oh, dia membuat saya kesal. Dia naik ke level lain’,” ujar Hamilton sambil tertawa.
Russel sendiri memang mengalami sakit batuk selama pekan-pekan terakhir di F1 2023 yang diakhiri dengan kecelakaan beruntun di Las Vegas dan Abu Dhabi. Dia mengeluh bahwa diriniya selalu batuk-batuk selama balapan sehingga hanya tidur selama empat jam per malam selama periode dua pekan.
“Saya menderita batuk parah yang terus menghantui saya sepanjang minggu dan di dalam mobil. Saya terbatuk-batuk di setiap putaran, tetapi ketika Anda terikat di dalam mobil, Anda tidak bisa bernapas. Anda tidak bisa menarik napas dalam-dalam untuk menghilangkan batuknya, jadi batuk itu terus-menerus terjadi pada saya,” ucap Russel setelah balapan terakhir di Abu Dhabi.
“Itu sangat menyedihkan, jadi saya dengan senang hati membawanya pulang ketika saya melihat bendera kotak-kotak itu,” pungkasnya.
(Admiraldy Eka Saputra)