PEBULU tangkis ganda putra Indonesia, Muhammad Shohibul Fikri menyimpan asa untuk bisa juara bareng dengan sang kekasih, Lisa Ayu Kusumawati. Meski berbeda nomor, tetapi Fikri berharap mempunyai kesempatan berprestasi bersama dengan Lisa dalam satu turnamen.
Fikri dan Lisa saat ini memang menjadi salah satu pemain masa depan bulu tangkis Indonesia di nomornya masing-masing. Fikri di ganda putra bersama Bagas Maulana, sedangkan Lisa bermain di ganda campuran bersama Rehan Naufal Kusharjanto.

Hubungan kedua pemain tersebut pun sudah ditunjukkan kepada publik dalam berbagai kesempatan di akun media sosial masing-masing. Tetapi, Fikri dengan tegas menyatakan dalam hubungannya dengan Lisa, mereka telah berkomitmen untuk tetap fokus di dunia bulu tangkis.
“Dari awal kita sudah berkomitmen dan sudah tahu posisi kita. Sebagai atlet, kita lebih fokus di atlet dan mencari prestasi. Ya kalaupun ada hubungan juga, jangan sampai mengganggu ke prestasinya itu. Harus saling support,” ucap Fikri dalam wawancara eksklusif bersama MNC Portal Indonesia di Pelatnas PBSI Cipayung.
“Terus kalau ada apa-apa, ya jangan terlalu di-up ke publik atau gimana. Kita juga bukan artis, pekerjaan kita kan atlet, tanggung jawabnya besar juga, harus dijaga juga,” lanjut pemain berusia 23 tahun tersebut.
Sebagai sesama atlet bulu tangkis, Fikri dan Lisa pun sudah saling mengerti dengan keadaannya masing-masing. Bahkan dalam berbagai kesempatan, mereka sama-sama menunjukkan dukungan ketika sedang mengalami penurunan di dunia bulu tangkis.
“Ya kita saling support dalam hal bulu tangkis. Kayak saya kemarin waktu nge-down banget setelah All England sama Korea Open kemarin, selain keluarga, ya Lisa kan yang nemenin, yang ngasih support, ngasih semangat terus, dan itu menjadi motivasi,” terang Fikri.
“Kayak sekarang ini pada hari Rabu, Sabtu, dan Minggu kadang kalau lagi enggak ada acara atau apa, kita sering latihan tambahan bareng juga,” imbuh pemain jebolan SGS PLN Bandung itu.
Kini, dengan adanya hubungan ini, Shohibul Fikri dan Lisa tidak ingin terperangkap dengan urusan asmara saja. Pasangan beda usia setahun itu ingin membuktikan bahwa dalam hubungan ini mereka bisa sama-sama berprestasi dan mematahkan semua anggapan negatif.
Cita-cita Fikri suatu saat nanti ia dan Lisa bisa juara bareng ketika turun dalam satu turnamen. Walau pernah terjadi di Finlandia Open 2019, tetapi pemain asal Bandung itu ingin mengulang prestasi tersebut ketika orang-orang sudah mengenal mereka pada saat ini.

“Ya pasti pengen podium bareng. Saya dari awal-awal pengen ngebuktiin gitu, kalau hubungan ini tuh enggak mengganggu, tapi justru menjadi motivasi buat saya. Kadang kan kalau kalah banyak ya ‘oh ini gara-gara pacaran’. Padahal enggak begitu,
“Tapi sebelumnya waktu di Finlandia udah pernah juara bareng, cuma kan belum ada yang tau aja, belum ada yang mengenal. Ya semoga ke depan kita bisa juara bareng lagi,”
Fikri pun menuturkan bahwa ia dan Lisa sempat ingin mewujudkan impian tersebut dengan meraih medali emas di SEA Games 2023. Sayangnya, mereka belum mampu merealisasikan keinginan tersebut.
Lisa yang berpasangan dengan Rehan sukses merebut medali emas di ganda campuran. Sementara Fikri bersama Bagas harus puas dengan membawa pulang medali perunggu.
“Nah pengen juara bareng itu kesempatannya kemarin di SEA Games 2023. Cuma dia udah bener juara, sayanya yang enggak bener karena kalah haha,” kata Fikri dengan nada bercanda.
Meski begitu, masa depan keduanya masih panjang. Sebagai atlet, mereka masih memiliki banyak waktu untuk bisa menjadi juara bersama, termasuk untuk tampil di Olimpiade. Karena itu, ketika berbicara soal menikah, Fikri masih belum terpikirkan.
“Saya pribadi sebagai laki-laki, saya masih pengen fokus di karier dulu. Masih banyak tanggung jawabnya. Ya fokus dulu aja sampai Olimpiade. Kalau bisa sampai Olimpiade 2028. Jadi kalau bicara buat ke jenjang lebih serius seperti menikah, belum ada,” tutupnya.
(Admiraldy Eka Saputra)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.