KISAH Marcus Fernaldi Gideon, anak legenda bulu tangkis Indonesia yang teruskan jejak sang ayah akan diulas pada artikel ini. Pencinta bulu tangkis Tanah Air tentu mengenal sosok Marcus Fernaldi Gideon.
Pebulu tangkis ganda putra yang akrab disapa Sinyo itu berhasil mencapai kejayaan luar biasa bersama partner bermainnya, Kevin Sanjaya. Namun ternyata, sebelum mencapai keberhasilan di dunia bulu tangkis, Marcus Gideon harus melewati perjalanan karier yang cukup berliku-liku.

Marcus Fernaldi Gideon memang berasal dari keluarga penggiat olahraga bulu tangkis. Darah bulu tangkis paling kuat datang dari sang ayah, yakni Kurniahu Gideon, yang merupakan pemain di era 1970-an.Kurniahu Gideon
Sebagai mantan atlet bulu tangkis, ayah Marcus senantiasa mendidiknya hingga menjadi seorang atlet bertalenta. Bahkan, Marcus langsung diajak untuk bergabung ke klub muda yang didirikan oleh ayahnya.
Dilatih secara khusus oleh sang ayah, Marcus mendapat tekanan yang berat. Dirinya dituntut untuk selalu menang di setiap pertandingan. Jika kalah, Marcus akan dimarahi dan dibandingkan dengan atlet lain, entah itu di tempat latihan maupun juga di rumah.
Seiring berjalannya waktu, Marcus semakin terpacu untuk menjadi seorang atlet besar. Hal itu lantas membuatnya meniti karier baru dengan bergabung bersama klub PB Tangkas.
Di klub ini, Marcus berhasil menang di ajang Victoria International Challenge, Australia, pada 2009. Setahun berselang, dirinya kemudian berhasil dipanggil ke Pelatnas Cipayung.
Meski begitu, masa awal Marcus di Pelatnas tidak berjalan mulus. Bersama Agripina Prima Rahmanto, Marcus tercatat hanya mampu menjuarai Singapore International Challenge. Hingga pada akhirnya, Marcus memilih meninggalkan pelatnas pada 2013.
Usai meninggalkan pelatnas, Marcus kemudian bertemu dengan atlet senior Indonesia, Markis Kido. Bersama sang senior, Marcus kemudian menemukan semangatnya kembali hingga berhasil menjuarai Prancis Open 2013 dan Indonesia Masters 2014.
Tidak hanya itu, duet Markis Kido/Marcus Gideon juga berhasil menembus 10 besar ranking dunia. Berkat hasil ini, pada 2015, Marcus diajak kembali bergabung ke pelatnas. Pada periode ini, dirinya kemudian dipasangkan dengan Kevin Sanjaya yang kehilangan partner bermainnya.
Meski memiliki postur tubuh yang sama-sama kecil, keduanya mampu mununjukka aksi memukau dengan meraih berbagai gelar juara. Berkat hal tersebut, mereka kemudian dijuluki The Minions hingga bertengger selama 259 minggu sebagai ganda putra peringkat satu dunia.
Sayangnya, menginjak usia yang mulai menua, Marcus kini kerap dibekap cedera. Hal ini lantas membuat Kevin dan Marcus kini berpisah untuk sementara hingga Marcus kembali pulih dari cederanya.
Itulah kisah Marcus Fernaldi Gideon, anak legenda bulu tangkis Indonesia yang teruskan jejak sang ayah. Menarik untuk menantikan Marcus Gideon pulih dan kembali bermain bulu tangkis.
(Djanti Virantika)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.