SEBANYAK 10 pengembalian tak masuk akal Praveen Jordan yang sukses bikin penonton kagum diulas Okezone dalam artikel ini. Praveen Jordan merupakan salah satu pebulu tangkis muda berbakat Indonesia.
Bermain di sektor ganda campuran bersama Melati Daeva Oktavianti, pasangan bulutangkis peringkat 48 dunia itu telah memenangkan berbagai gelar bergengsi. Diantaranya Praveen Jordan/Melati Daeva telah memenangkan Denmark Open 2019, Prancis Open 2019, All England 2020, serta menyumbangkan medali emas di SEA Games 2019.
Tidak hanya berprestasi, sosok Praveen Jordan juga dikenal sebagai pebulutangkis yang kerap kali melakukan pengembalian bola yang tak terduga. Simak ulasan berikut ini untuk mengetahuinya.
Berikut 10 Pengembalian Tak Masuk Akal Praveen Jordan Sukses Bikin Penonton Kagum
10. Bikin Duo Adcock Tak Berdaya

Chris Adcock dan Gabrielle Adcock merupakan pasangan asal Inggris yang pernah merasakan pengembalian tak masuk akal Praveen Jordan. Praveen berkali-kali melancarkan backhand smash menyilang yang tidak terduga. Alhasil duo Adcock ini tertipu dan mati langkah hingga tidak dapat mengembalikan bola.
9. Pukulan Lurus Menipu

Pasangan senior China, Zheng Siwei/Huang Yaqiong juga merasakan pukulan tipuan Praveen Jordan di fase grup BWF World Tour Finals 2019. Ganda campuran nomor 1 dunia itu dibuat terkecoh dengan penempatan cantik Praveen Jordan.
Seakan melakukan pukulan silang, ternyata kok justru terpukul lurus. Zheng Siwei pun mati kutu melihat kok jatuh di areanya.
8. Pukulan di Depan Net

Pada pertandingan yang sama, Praveen Jordan kembali menunjukan aksi cerdiknya. Satu sentuhan Praveen di depan net, langsung memperdaya Zheng Siwei dan Huang Yaqiong. Poin untuk Praveen/Melati pun kian bertambah.
7. Pukulan Silang Jauh

Praveen/Melati kembali bertemu dengan Zheng Siwei/Huang Yaqiong di semifinal All England 2019. Sama seperti sebelumnya, Praveen mengeluarkan tipuannya untuk meladeni ganda campuran nomor satu dunia itu.
Netting jauh dari Zheng Siwei dikembalikan oleh Praveen dengan pukulan keras menyilang. Huang Yaqiong pun tak dapat menjangkaunya meski dirinya telah susah payah menjatuhkan diri.