“Kalau tidak salah pada 2017, saya kalah di semifinal melawan pemain China saat di Indonesia, saya marah pada diri saya sendiri karena kekalahan itu,” terangnya.

“Tapi, di sisi lain, saya juga gembira karena semua pendukung di sana (Indonesia), sekitar 7000 orang meneriakkan nama saya,” tambahnya.
Terlepas dari itu, pemain kelahiran Huelva 29 tahun lalu itu tengah mempersiapkan diri untuk tampil di All England 2023. Di kompetisi super 1000 itu, Carolina Marin bakal bersua wakil dari Skotlandia, Kirsty Gilmour. Sementara All England 2023 bakal berlangsung 14-19 Maret 2023 di Utilita Arena, Birmingham.
(Hakiki Tertiari )