Share

Dominasi Ducati Disebut Bisa Timbulkan Masalah di MotoGP, Begini Respons Luca Marini

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Selasa 06 Desember 2022 23:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 06 38 2721918 dominasi-ducati-disebut-bisa-timbulkan-masalah-di-motogp-begini-respons-luca-marini-kG1IonAKvE.jpg Pembalap Mooney VR46, Luca Marini (Foto: MotoGP)

DUCATI disebut bisa menimbulkan masalah di MotoGP lewat dominasinya. Namun, pembalap Mooney VR46, Luca Marini menegaskan jika dominasi tersebut tidak akan membuat masalah apapun meski mereka menjuarai balap motor terelit di dunia itu dalam beberapa musim ke depan.

Sebagaimana diketahui, Ducati sukses merajai MotoGP 2022 usai Francesco Bagnaia menjadi juara. Tak hanya itu, Ducati juga berhasil menyabet dua penghargaan lainnya yakni konstruktor dan juga tim.

Luca Marini

Namun, itu bukan satu-satunya alasan mengapa edisi 2022 ini merupakan musim terbaik dalam sejarah Ducati. Sebab, dalam 20 balapan musim ini, mereka sukses mengumpulkan total 32 podium dengan tujuh pembalap berbeda (10 dari Bagnaia, 7 Jack Miller, 6 Enea Bastianini, 4 Johann Zarco, 4 Jorge Martin dan 1 Marco Bezzecchi), termasuk 12 kemenangan (7 Bagnaia, 4 Bastianini dan 1 Miller).

Tak hanya itu, catatan tim Borgo Panigale pun sangat impresif di MotoGP 2022, yakni 16 pole position dengan tujuh pembalap berbeda (5 Martin, 5 Bagnaia, 2 Zarco, 1 Miller, 1 Di Giannantonio, 1 Bastianini dan 1 Bezzecchi). Lalu, setidaknya satu pembalap Ducati naik podium dalam 26 balapan MotoGP terakhir dan bahkan ada 40 balapan di mana setidaknya satu Desmosedici GP selalu start dari barisan terdepan.

Namun, kesuksesan itu tak lepas dari banyaknya pembalap yang diturunkan Ducati musim ini, yakni delapan rider yang terdiri dari empat tim (2 Ducati Lenovo, 2 Pramac Ducati, 2 Ducati Gresini dan 2 Ducati Mooney VR46). Jumlah tersebut pun tak berubah musim depan sehingga terdapat 36 persen rider Ducati dari 22 pembalap yang bersaing di MotoGP 2023.

Banyaknya pembalap Ducati itu pun sempat membuat beberapa pembalap melontarkan kritik. Salah satunya adalah jagoan Repsol Honda, Marc Marquez, yang memberikan sindiran dengan menyebut MotoGP sebagai Piala Ducati.

Oleh karena itu, tampaknya ada peluang jika Ducati terus mendominasi dalam waktu yang lama di MotoGP, maka tim-tim lain bakal melakukan protes sehingga menimbulkan masalah. Akan tetapi, Marini yakin hal itu tak akan terjadi karena berkaca dari kesuksesan Honda, yang merajai MotoGP dalam satu dekade terakhir dengan enam gelar juara yang diraih The Baby Alien -julukan Marquez, yang tak diprotes oleh siapapun.

Follow Berita Okezone di Google News

“Tidak, dominasi Ducati tidak sama sekali akan menjadi masalah jangka panjang. Ini balapan. Itu (tim yang mendominasi) selalu ada,” kata Luca Marini dilansir dari Speedweek, Selasa (6/12/2022).

Luca Marini

“Honda, misalnya, telah mendominasi selama sepuluh tahun dan tidak ada yang mengeluhkannya. Ini hanya masalah menaruh lebih banyak uang di tangan Anda atau melakukan pekerjaan yang lebih baik untuk meningkatkan diri Anda sendiri,” tambahnya.

Lebih lanjut, adik tiri Valentino Rossi itu mengatakan Ducati bisa sangat mendominasi bukan hanya karena banyaknya pembalap yang mereka miliki, tetapi juga karena mayoritas dari mereka berkualitas. Menurutnya, hal itu membuat Ducati memiliki banyak data yang bagus untuk mengembangkan motor Desmosedici menjadi kuda besi yang paling gahar di MotoGP.

“Hanya saja kami memiliki begitu banyak pembalap kuat di Ducati. Saya pikir itu membuat perbedaan,” kata pembalap berusia 25 tahun itu.

“Setiap pembalap memiliki kekuatan atau tikungan yang kuat di setiap trek. Jadi jika Anda melihat data setiap pengendara, Anda dapat meningkatkan banyak hal, baik dari segi motor atau gaya balap pembalap itu sendiri. Kami saling mendorong setiap akhir pekan dan saya pikir itu karena Ducati lebih kuat dari yang lain,” tambahnya.

“Mereka tentu saja melakukan pekerjaan dengan baik. Insinyur Ducati adalah yang terbaik, motornya yang tercepat. Menurut saya, mereka juga punya pembalap terbaik," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini