Share

Bos Ducati Merasa Tertampar Gara-Gara Gagal Manfaatkan Kualitas Valentino Rossi di MotoGP

Reinaldy Darius, Jurnalis · Rabu 30 November 2022 15:32 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 30 38 2717902 bos-ducati-merasa-tertampar-gara-gara-gagal-manfaatkan-kualitas-valentino-rossi-di-motogp-ImD96J8AsO.jpg Valentino Rossi melalui dua tahun kariernya di Ducati dengan buruk (Foto: Twitter/DucatiCorse)

BOS Ducati merasa tertampar gara-gara gagal manfaatkan kualitas Valentino Rossi di MotoGP. Hal ini diungkapkan oleh Claudio Domenicali.

The Doctor โ€“ julukan Valentino Rossi โ€“ menghabiskan dua tahun kariernya bersama pabrikan Italia itu. Namun raihannya di bawah rata-rata untuk pembalap dengan talenta sepertinya.

Valentino Rossi di Ducati

Pada tahun 2011, Rossi memutuskan meninggalkan Yamaha untuk Ducati. Dia bergabung dengan tim asal Italia itu setelah finis di urutan ketiga pada MotoGP 2010.

Seorang pembalap Italia yang mengendarai motor dari Italia, itu adalah suatu hal yang sangat dinantikan. Kepindahan Rossi pun diharapkan akan menggemparkan MotoGP pada saat itu.

Namun demikian, selama dua musim bersama Ducati, The Doctor benar-benar tampil di bawah harapan. Dia hanya menyelesaikan musim pada urutan ketujuh dan keenam selama periodenya di Ducati.

Padahal, saat itu Rossi sudah menyandang predikat sebagai peraih sembilan gelar juara dunia dengan tujuh di antaranya di kelas MotoGP. Pertanyaan seputar mengapa Rossi gagal menaklukkan Desmodici pun mencuat, dan hal ini disayangkan oleh Domenicali yang merasa seperti ditampar keras-keras.

โ€œKami tidak bisa menangani Valentino, kami menerima pukulan,โ€ tutur Domenicali, sebagaimana dilansir Corsedimoto, Rabu (30/11/2022).

โ€œKetika Anda memiliki pembalap paling terkenal di Italia dengan raihan sembilan gelar juara dunia dan Anda gagal menang, Anda juga menderita kerusakan citra,โ€ tandasnya.

Follow Berita Okezone di Google News

Dalam pernyataannya, Domenicali mengakui bahwa Ducati tidak mampu memaksimalkan Rossi. Dia mengindikasikan bahwa timnya tergesa-gesa dan hal itu justru menimbulkan masalah.

Andrea Dovizioso

Rossi meninggalkan Ducati setelah musim 2012 berakhir. Dia kembali ke Yamaha selagi Ducati menunjuk Andrea Dovizioso sebagai suksesornya.

Dovizioso pun memerlukan waktu lama untuk unjuk gigi bersama Ducati. Dia baru bisa menjadi runner-up di klasemen perburuan juara dunia pada 2017 hingga 2019. Sedangkan gelar juara dunia Ducati pun baru diraih pada 2022 ini bersama Francesco Bagnaia, yang pertama kalinya sejak Casey Stoner melakukannya bersama tim Borgo Panigale itu pada 2007.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini