Share

Greysia Polii Ungkap Doanya untuk Apriyani Rahayu/Siti Fadia sebagai Harapan Baru Ganda Putri Indonesia

Reinaldy Darius, Jurnalis · Senin 28 November 2022 14:44 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 28 40 2716278 greysia-polii-ungkap-doanya-untuk-apriyani-rahayu-siti-fadia-sebagai-harapan-baru-ganda-putri-indonesia-dbgip8WlsB.jpg Apriyani Rahayu/Siti Fadia diharapkan awet bersaing di level tertinggi (Foto: PBSI)

GREYSIA Polii ungkap doanya untuk Apriyani Rahayu/Siti Fadia sebagai harapan baru ganda putri Indonesia. Mantan pebulu tangkis nasional tersebut berharap agar keduanya bisa konsisten di level tertinggi.

Greysia Polii telah memutuskan untuk pensiun pada pertengahan tahun ini. Sejak saat itu, Apriyani dipasangkan dengan Fadia dan hasilnya positif sejauh ini, dengan meraih dua gelar juara di BWF Super Series.

Greysia Polii

"Saya selalu dukung mereka. Sekarang Apri dan Fadia sudah teruji di beberapa pertandingan awal dan tinggal jaga konsistensi mereka. Mereka harus lebih kompak, terutama harus bisa menyiapkan strategi cadangan saat pertandingan," kata peraih medali emas Olimpiade Tokyo itu dilansir dari Antara, Senin (28/11/2022).

Greysia memutuskan gantung raket pada Juni. Dia memantau perkembangan mantan pasangannya, Apriyani, sejak saat itu.

Kemampuan teknik Apri/Fadia terbilang sudah baik dan bahkan mampu menyabet gelar juara dari Malaysia Open dan Singapore Open. Meski begitu Greysia menilai ganda putri peringkat ke-15 itu harus memperdalam kekompakan mereka di luar lapangan.

"Kalau dilihat memang Apri/Fadia harus konsisten di level atas, dan itu sudah mereka lakukan sejak di level bawah. Saya harap mereka akan selalu berjuang, termasuk menjaga kekompakan di luar lapangan. Itu akan berguna kalau di lapangan harus ganti strategi, bisa lebih mudah eksekusinya," ungkap Greysia.

Dicatat oleh Federasi Badminton Dunia (BWF) di laman resminya, Apri/Fadia telah melakoni delapan turnamen pada musim 2022. Mereka meraih dua gelar juara dan sekali runner-up dalam perjalanannya.

Follow Berita Okezone di Google News

Namun Apri/Fadia secara dominan terhenti pada babak perempat final dalam empat turnamen yaitu Indonesia Open, Malaysia Masters, Japan Open, dan Denmark Open. Selain itu, hasil French Open yang menjadi turnamen terakhir tahun ini menjadi titik terendah Apri/Fadia setelah terhenti pada babak pertama.

Apriyani Rahayu/Siti Fadia

Berbicara tentang catatan tersebut, Greysia menganggapnya masih normal. Sebab, itu merupakan bagian dari proses mereka untuk berkembang.

"Kalau soal Apri/Fadia kalah di awal itu normal ya, itu bagian dari proses dan perkembangan mereka. Ada naik turun juga. Pesannya ya harus tahan dengan keadaan sekarang, ekspektasi masyarakat sedang tinggi jadi harus tahan," pungkas Greysia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini