Share

Sabet Gelar Juara Hylo Open 2022, Rehan Naufal: Bukti Ganda Campuran Indonesia Tidak Lemah!

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Minggu 27 November 2022 03:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 27 40 2715528 sabet-gelar-juara-hylo-open-2022-rehan-naufal-bukti-ganda-campuran-indonesia-tidak-lemah-6L36LOuubL.jpg Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati kala berlaga. (Foto: Humas PBSI)

JAKARTA – Ganda campuran Indonesia, Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati, sukses menyabet gelar juara di ajang Hylo Open 2022. Rehan pun menilai gelar juara ini jadi bukti bahwa ganda campuran Indonesia tidak lemah.

Seperti diketahui, sektor ganda campuran Indonesia bisa dibilang minim prestasi sepeninggal Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir. Mereka masing-masing pensiun pada 2020 dan 2019.

Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati

Kemudian, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja juga bermain kurang konsisten masa-masa terakhir mereka di Pelatnas PBSI. Kini, kedua pasangan itu pun sudah terdegradasi dari Pelatnas.

BACA JUGA: Rehan Naufal/Lisa Ayu Sabet Gelar di Hylo Open 2022, Rinov Rivaldy/Pitha Mentari: Jangan Pandang Ganda Campuran Sebelah Mata!

Pasangan-pasangan muda yang menghuni pelatnas pun masih belum bisa konsisten berada di level tertinggi. Alhasil, ganda campuran Indonesia seperti kehilangan taringnya karena tak mampu berbicara banyak di level internasional.

BACA JUGA: Rehan Naufal/Lisa Ayu Ogah Terbebani dengan Sorotan Lebih Usai Sabet Gelar Juara Hylo Open 2022

Akan tetapi, Rehan/Lisa berhasil melepas dahaga gelar yang ditahan ganda campuran Indonesia dengan menjuarai Hylo Open 2022. Terakhir kali duet campuran Tanah Air yang juara sebelum itu adalah Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari di ajang Spain Masters pada Mei 2021.

Oleh karena itu, Rehan menilai gelar tersebut menjadi pembuktian bahwa ganda campuran Indonesia tidak lemah. Menurutnya, hal itu bisa menjadi pemantik bagi rekan-rekannya untuk membuktikan diri lewat semua proses yang telah mereka jalani.

Follow Berita Okezone di Google News

“Ya, itu (gelar di Hylo) buat saya senang sekali, sangat emosional sekali, apalagi itu gelar pertama saya di BWF World Tour setelah beberapa tahun,” kata Rehan kepada MNC Portal Indonesia (MPI) saat ditemui di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta, pada Rabu, 23 November 2022.

“Akhirnya, saya yang biasanya cuma semifinal, final, terus kalah, Alhamdulillah di Hylo ini kita buktikan bahwa sektor ganda campuran (Indonesia) tuh enggak lemah,” sambungnya.

Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati

“Saya juga berharap ke teman-teman, ke depannya buat pacuan juga bahwa kalau Rehan bisa, mereka juga bisa. Soalnya kan yang di Pelatnas ini isinya junior semua, jadi kita sama rata semua, enggak ada senior, jadinya ya harus ada proseslah enggak ada yang namanya pengen langsung juara, itu kan enggak bisa, ada proses juga,” tambahnya.

“Prosesnya juga babak pertama langsung ketemu Zheng Siwei/Huang Yaqiong. Itu juga proses namanya, tapi kan lama-lama tahu gitu lawan ini harus gimana, jadi kita nyari pengalamannya dari situ. Nah mulai tahun depan tuh target saya semoga saja bisa mengalahkan top lima dunia,” tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini