Share

Bakal Ditendang Scuderia Ferrari, Mattia Binotto Santai

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Selasa 22 November 2022 12:45 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 22 37 2712405 bakal-ditendang-scuderia-ferrari-mattia-binotto-santai-QaAgNbNhcN.JPG Kepala Tim Scuderia Ferrari, Mattia Binotto. (Foto: Reuters)

MONZA – Kabar kurang sedap terdengar dari tim Scuderia Ferrari, di mana kepala tim tersebut, Mattia Binotto diisukan akan segera ditendang. Mendengar isu tersebut, Binotto menanggapinya dengan santai karena dirinya merasa kabar itu tidak benar adanya.

Pada pekan lalu, menjelang balapan terakhir di F1 GP Abu Dhabi 2022, berbagai media di Italia mengabarkan bahwa Binotto bakal dipecat dari jabatannya sebagai Kepala Tim Ferrari dan digantikan oleh Kepala Tim Alfa Romeo, Frederix Vasseur. Bahkan, hal itu juga diungkap oleh salah satu media paling terpercaya dan terkenal di Negeri Pizza, yakni Gazzetta dello Sport.

Kabarnya, Binotto ingin didepak karena dianggap kurang kompeten memimpin Charles Leclerc dan Carlos Sainz pada musim ini. Pasalnya, cukup sering timnya melakukan blunder atau salah strategi dalam balapan sehingga Ferrari kerap kali gagal meraih hasil maksimal.

Mattia Binotto bersama Leclerc dan Sainz Jr

Ferrari pun akhirnya buka suara di tengah berjalannya GP Abu Dhabi pada akhir pekan lalu. Mereka mengatakan bahwa rumor tersebut sama sekali tidak punya dasar yang kuat.

Sekarang, Binotto sendiri yang akhirnya memberi tanggapan mengenai kabar buruk untuknya itu. Menurutnya, itu hanya sekadar rumor belaka karena tim sebesar Ferrari pasti selalu punya potensi untuk digosipkan seperti itu.

"Ferrari adalah tim paling populer dan ketika ada semangat yang begitu besar, maka tentu saja ada kritik dan rumor, mereka selalu ada,” kata Binotto dilansir dari Speedweek, Selasa (22/11/2022).

"Tentu saja, ketika spekulasi ini muncul, saya berbicara dengan bos saya, John Elkann, dan bersama-sama kami berdiskusi terbuka tentang cara terbaik untuk melanjutkan. Sebuah pernyataan bisa dibilang merupakan cara terbaik untuk mengakhiri semua spekulasi, dan itu jelas merupakan spekulasi yang tidak berdasar,” tambahnya.

Kendati demikian, pria asal Italia yang lahir di Swiss itu juga tak dapat mengonfirmasi apakah dirinya tetap berada di Ferrari pada F1 2023 mendatang karena itu bukanlah sesuatu yang bisa dia putuskan. Namun yang jelas, menurutnya target yang dicanangkan timnya pada musim ini sudah tercapai sehingga tak ada alasan bagi Ferrrari untuk memecatnya.

"Tentu saja bukan saya yang memutuskan, tetapi saya cukup santai. Itu karena saya selalu melakukan diskusi yang terbuka, jujur, dan konstruktif dengan atasan dan bos saya, dan ini bukan hanya tentang jangka pendek, tetapi juga tentang jangka menengah dan panjang,” sambung pria berusia 53 tahun itu.

Mattia Binotto

“Di luar itu, saya pikir ketika saya melihat kembali musim ini: ya, kami mengalami beberapa pasang surut, kami belum menjadi yang terbaik, bukan mobil tercepat di lintasan, tapi saya pikir kami telah mencapai pencapaian utama kami. Targetnya (musim ini), di tahun baru nanti bisa kompetitif lagi dengan mobil 2022,” tambah Binotto.

“Saya pikir tidak ada yang bisa membayangkan bahwa Ferrari akan begitu cepat. Tim telah menunjukkan kemampuannya,” tutup kepala tim, Ferrari tersebut..

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini