Lebih lanjut, Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle mengungkapkan kunci kemenangan mereka di partai final atas pasangan muda pelatnas tersebut. Dejan Ferdinansyah menilai hasil positif itu didapat berkat saling percaya satu sama lain dan meminimaliris error yang mereka buat sendiri.
“Lebih percaya sama partner saat di lapangan. Kami melakukan tugas masing-masing dan sebisa mungkin mengurangi kesalahan sendiri,” jelas pemain berusia 22 tahun itu.
Selain gelar juara dan runner up di sektor ganda campuran, Indonesia juga mengamankan podium kedua di sektor ganda putri lewat Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi. Ana/Tiwi –sapaan Febriana/Pratiwi- tumbang dari utusan Thailand, Benyapa Aimsaard/Nuntakarn Aimsaard, di partai final dengan skor 16-21 dan 25-27.
(Hakiki Tertiari )
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.