Share

Indonesia International Challenge 2022: Tembus Final, Ester Nurumi Senang Bukan Main

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Minggu 02 Oktober 2022 00:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 02 40 2678928 indonesia-international-challenge-2022-tembus-final-ester-nurumi-senang-bukan-main-dEnWjuKFol.jpg Ester Nurumi tak menyangka bisa lolos ke final IIC 2022 (Foto: PBSI)

SALAH satu tunggal putri Indonesia, Ester Nurumi senang bukan main setelah dirinya dipastikan tembus final Indonesia International Challenge (IIC) 2022. Ia pun mengatakan tak menyangka bisa lolos ke partai puncak IIC 2022, lantaran meraih hasil yang kurang apik di ajang Indonesia International Series (IIS) 2022 pekan lalu.

Sebagaimana diketahui, Ester Nurumi mengamankan tiket final IIC 2022 setelah mengalahkan pemain senior Tanah Air, Gabriela Meilani Moningka di semifinal yang berlangsung pada Sabtu 1 Oktober 2022 sore WIB di GOR Among Raga, Yogyakarta. Dia menang lewat pertarungan tiga gim dengan skor 16-21, 23-21 dan 21-16.

Ester Nurumi

Hasil tersebut jauh lebih baik dari yang didapatnya di IIS 2022 pekan lal. Ketika itu, ia tersingkir di babak perempatfinal. Oleh karena itu, pemain berusia 17 tahun tersebut mengaku senang sekaligus tak menyangka bisa melaju hingga ke final IIC 2022.

"Rasanya senang bisa ke final. Hasil ini lebih baik dari International Series minggu lalu. Tidak menyangka juga bisa sejauh ini,” kata Ester Nurumi dikutip dari rilis PBSI.

Hebatnya, adik dari Chico Aura Dwi Wardoyo itu meraih kemenangan atas Gabriela Meilani dengan cara yang luar bisa. Dia melakukan comeback sensasional setelah kalah pada gim pertama.

BACA JUGA:Profil dan Biodata Ester Nurumi Tri Wardoyo, Pebulu Tangkis 17 Tahun Calon Tunggal Putri Andalan Indonesia 

Pada gim kedua, Ester Nurumi sempat tertinggal 17-20, sebelum akhirnya berhasil membalikkan keadaan menjadi 23-21. Sedangkan pada gim ketiga,dia juga sempat ketinggalan 7-12, sebelum akhirnya mengejar dan mengunci kemenangannya dengan skor 21-16.

"Gim pertama saya banyak mati sendiri, jadi lawan mengontrol penuh permainan. Di gim kedua dan ketiga saat tertinggal saya hanya modal tenang dan nekat. Tidak mau kalah karena memang pertandingan kan belum selesai,” jelas pemain kelahiran 26 Agustus 2005 itu.

Ester Nurumi

“Kalau secara pola, saya lebih mempercepat permainan depan dan karena dia serangannya bagus jadi saya membatasi untuk tidak banyak mengangkat bola," imbuhnya.

Di partai final nanti, Ester Nurumi bakal berhadapan dengan unggulan pertama dari Indonesia, yakni Komang Ayu Cahya Dewi. Dia pun bertekad untuk menampilkan performa terbaiknya agar bisa menyabet gelar juara.

“Besok saya ingin tampil sebaik mungkin, fight saja dan disiapkan strateginya. Semangat tidak mau kalahnya juga harus keluar," ujar Ester Nurumi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini