Share

UFC 281: Dustin Poirier Kecewa Tak Bisa Hadapi Michael Chandler dalam Pertarungan Lima Ronde

Ilham Sigit Pratama, Jurnalis · Jum'at 30 September 2022 01:09 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 29 43 2677514 ufc-281-dustin-poirier-kecewa-tak-bisa-hadapi-michael-chandler-dalam-pertarungan-lima-ronde-kYQnMdcuVY.jpg Petarung UFC, Dustin Poirier. (Foto: Twitter/UFC)

LOUISIANA - Petarung asal Amerika Serikat, Dustin Poirier, kecewa tak bertarung dalam pertarungan lima ronde saat menghadapi Michael Chandler di UFC 281 nanti. Padahal ia merasa bertarung selama lima ronde akan sangat menguntungkannya karena dirinya bisa mengatur ritme serangan.

Poirier akhirnya kembali ke oktagon usai hampir setahun tidak mencium aroma pertarungan. Terakhir kali Poirier bertarung yakni ketika dikalahkan Charles Oliverira pada perburuan gelar kelas ringan dalam UFC 269, pada Desember 2021 silam.

Kini, Poirier tak lama lagi akan kembali beraksi. Tak tanggung-tanggung, Poirier naik ke kelas welterweight.

Michael Chandler

Michael Chandler akan menjadi lawan yang akan dihadapinya pada UFC 281. Laga itu akan dihelat pada 12 November 2022.

Namun pertarungannya tidak akan berlangsung dalam lima ronde. Padahal Poirier masih memendam keinginan agar pertarungan tersebut berlangsung lima ronde.

Poirier mengatakan bahwa pertarungan lima ronde akan sangat menguntungkannya. Pria asal Amerika Serikat itu menyebut bahwa dirinya lebih menyukai gaya bertarung dengan mengatur ritme, sehingga lima ronde akan menjadi pertarungan ideal baginya.

“Saya benar-benar ingin melakukan pertarungan lima ronde, khusunya bagi saya, saya lebih suka memainkan ritme dan waktu, saya merasa sebagai petarung yang bagus,” kata Poirier dilansir MMA Junkie, Jimat (30/9/2022).

“Kecuali sesuatu terjadi lebih awal di salah satu dari beberapa ronde pertama, petarung yang terbaik biasanya akan meraih kemenangan selanjutnya,” tuturnya.

Dustin Poirier

Poirier pun sudah tidak sabar ingin bertarung melawan Chandler. Dirinya mengatakan bahwa calon lawannya itu merupakan lawan yang sangat tangguh.

“Dia mantan juara dunia (Bellator), jadi dia lawan yang sangat sangat tangguh, saya akan mencoba apapun untuk tetap tenang dalam hal teknis,” ujarnya lagi.

“Jika dia mengeluarkan kemampuan terbaik, maka saya akan melakukan hal yang sama, jika itu terjadi, itu akan menjadi pertarungan abad ini,” tutup Poirier.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini