Share

Aprilia Lakukan Kesalahan Konyol di MotoGP Jepang 2022, Maverick Vinales: Jika Saya Jadi Aleix Espargaro, Saya Bakal Marah

Rio Eristiawan, Jurnalis · Senin 26 September 2022 16:35 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 26 38 2675274 aprilia-lakukan-kesalahan-konyol-di-motogp-jepang-2022-maverick-vinales-jika-saya-jadi-aleix-espargaro-saya-bakal-marah-0TgzWFZtK7.jpg Pembalap Tim Aprilia Racing, Aleix Espargaro. (Foto: MotoGP)

MOTEGI – Tim Aprilia Racing melakukan kesalahan konyol yang melibatkan motor Aleix Espargaro di awal balapan MotoGP Jepang 2022. Jadi, mesin motor utamanya diketahui masih dalam mode mapping eco hemat bahan bakar yang biasanya digunakan untuk dari pit ke grid.

Karena masalah konyol itulah Espargaro gagal mendapatkan poin di MotoGP Jepang 2022 lantaran hanya bisa finis di urutan ke-16. Melihat rekan setimnya kesulitan, Maverick Vinales pun mengaku akan sangat marah kepada Aprilia jika berada di posisi Espargaro.

Espargaro memulai balapan dari posisi keenam di MotoGP Jepang pada Minggu 2 September 2022. Namun pembalap asal Spanyol itu gagal mendapatkan poin, setelah hanya mampu finis di posisi ke-16.

Aleix Espargaro

RS-GP yang ditunggangi oleh Espargaro mendapatkan permasalahan pada perangkat elektronik di awal balapan. Alhasil, ia memutuskan untuk kembali ke pit dan mengganti motornya dengan motor cadangan.

Espargaro pun kembali ke sirkuit dan berusaha mengejar para pembalap di depannya. Namun, pada akhirnya ia harus pulang tanpa membawa poin usai menempati posisi ke-16.

Andai tak insiden itu, Vinales merasa Espargaro bisa mendapatkan banyak poin di MotoGP Jepang 2022. Ia pun merasa bakal marah kepada Aprilia, jika berada di posisi Espargaro.

"Hari ini Aleix bisa mendapatkan banyak poin. Jika saya berada di tempatnya saya akan sangat marah, secara logis," kata Vinales dilansir dari Motposan, Senin (25/9/2022).

Top Gun -julukan Maverick Vinales- mengatakan Aprilia tidak boleh membuat kesalahan seperti itu, karena sedang tampil di ajang dunia. Ia menjelaskan kesalahan tersebut membuat Espargaro kehilangan gelar musim ini.

"Anda tidak bisa membuat kesalahan seperti itu saat tampil di ajang dunia. Tentu kesalahan itu bisa dipahami karena kita semua gagal, tetapi kesalahan itu membuat Aleix kehilangan gelar," tambahnya.

Untungnya, para pesaing gelar juaranya di MotoGP 2022, yakni Fabio Quartararo dan Francesco Bagnaia juga tak meraih hasil maksimal. Sang juara bertahan hanya finis di posisi delapan, sedangkan sang bintang Ducati Lenovo gagal finis usai terjatuh di lap terakhir.

Aleix Espargaro

Alhasil, Espargaro masih menjaga peluangnya untuk bisa menjadi juara musim ini, yang hanya menyisakan empat balapan lagi. Kini, pembalap berusia 33 tahun itu tertinggal tujuh poin dari Pecco –sapaan Bagnaia, yang ada di posisi kedua dan berjarak 25 poin dari El Diablo –julukan Quartararo, yang duduk di puncak klasemen.

Nonton semua seri balapan MotoGP 2022 kapan saja dan di mana saja live di Vision+, cek di sini. Download Vision+ sekarang di Google Play Store atau App Store.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini