Share

Bukan Hanya MotoGP, CEO Sirkuit Sepang Tak Tutup Kemungkinan Malaysia Bakal Gelar Balapan F1 Lagi

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Rabu 07 September 2022 22:24 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 07 37 2663048 bukan-hanya-motogp-ceo-sirkuit-sepang-tak-tutup-kemungkinan-malaysia-bakal-gelar-balapan-f1-lagi-ijvYHG7twJ.jpg Sirkuit Sepang, Malaysia, menggelar balapan MotoGP. (Foto: MotoGP)

JAKARTA โ€“ CEO Sepang International Circuit (SIC), Azhan Shafriman Hanif, membicarakan peluang menggelar balapan Formula 1 (F1) selain MotoGP. Dia pun tak menutup kemungkinan itu, meski disadari tidak akan terjadi dalam waktu dekat karena membutuhkan biaya yang tak sedikit.

Sebagaimana diketahui, Sirkuit Sepang pertama kali menggelar balapan F1 pada musim 1999, berbarengan dengan ajang MotoGP. Akan tetapi, balapan yang dimenangkan Max Verstappen di trek yang berlokasi di Selangor itu pada 2017, menjadi akhir dari perjalanan panjang Sepang dalam kalender F1.

Sirkuit Sepang

Hal itu disebabkan karena sepinya penonton F1 yang datang langsung ke sirkuit untuk menyaksikan para pembalap jet darat beraksi. Para penggemar F1 di kawasan Asia Tenggara lebih memilih untuk meramaikan balapan di negara tetangga dalam F1 GP Singapura.

Kendati demikian, Azhan menyatakan akhir-akhir ini banyak pertanyaan untuknya mengenai rencana kembalinya balapan F1 ke Negeri Jiran. Pasalnya, F1 telah memblok GP Rusia setelah negara itu melakukan invasi ke Ukraina sehingga ada slot kosong di kalender F1 yang digosipkan bakal diisi lagi oleh GP Malaysia.

BACA JUGA: Valentino Rossi Pensiun dan Marc Marquez Kerap Absen karena Cedera, Begini Siasat CEO Sepang Ramaikan MotoGP Malaysia 2022

Selain itu, F1 juga merencanakan bakal menambah jumlah balapan dalam satu musim menjadi 30 balapan. Alhasil, rumor kembalinya F1 ke Sepang semakin mencuat.

Di samping itu, popularitas F1 yang semakin meroket dibanding MotoGP mungkin bisa menjadi bahan pertimbangan bagi Malaysia untuk kembali menghelat balapan jet darat di Sepang. Akan tetapi, Azhan menegaskan bahwa hal itu tidak mungkin terjadi dalam waktu dekat.

BACA JUGA: Jelang MotoGP 2022: CEO Sirkuit Sepang Tak Anggap Sirkuit Mandalika sebagai Kompetitor

Namun, Azhan tak memungkiri bahwa mungkin beberapa tahun lagi F1 GP Malaysia bisa kembali digelar. Namun menurutnya, itu bisa terjadi jika pihaknya punya dana yang besar untuk menggelar balapan jet darat terelite di dunia itu.

โ€œPeluang kembalinya F1 ke Sepang ini sangat sering ditanyakan pada saya. Jawabannya mungkin itu tidak akan kembali dalam waktu dekat, tetapi mungkin pada tahun-tahun yang akan datang," kata Azhan kepada awak media di Kuningan, Jakarta, Rabu (6/7/2022).

"Sebab, sebenarnya Sepang ini memang diperuntukkan untuk F1. Kalau pernah ke sana di depan sirkuit itu ada tulisan 'Sepang F1 Circuit'," imbuhnya

"Jadi insya Allah kalau ada rezeki kita ingin membawa F1 kembali ke Sepang, tapi untuk saat ini jawabannya tidak. Karena dari segi biaya untuk menggelar F1 itu cukup tinggi di atas MotoGP. Tapi insya Allah suatu hari nanti mungkin kami bisa mewujudkannya lagi," tuturnya.

Sepinya GP Malaysia dibanding GP Singapura dinilai karena balapan di Marina Bay lebih menyajikan pengalaman menarik dibanding di Sepang. Pasalnya, balapan di Negeri Singa menampilkan balapan malam dan juga ada hiburan dari penyanyi top dunia.

Sirkuit Sepang

Meski begitu, di ajang MotoGP, balapan Sepang masih diramaikan oleh para pencinta balap motor. Tahun ini, mereka pun bisa menyaksikan Fabio Quartararo dan kolega beraksi lagi dalam MotoGP Malaysia 2022 yang digelar pada 21-23 Oktober, usai absen dalam dua tahun terakhir karena pandemi Covid-19.

Sepang sendiri baru saja memperpanjang kontrak dengan MotoGP pada tahun ini. Trek sepanjang 5,5 km itu akan terus menghibur para pecinta balalan kuda besi paling elite di dunia itu hingga 2024 .

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini