Share

Bos Ducati Justru Tidak Yakin Francesco Bagnaia Raih Gelar Juara Dunia MotoGP 2022

Rio Eristiawan, Jurnalis · Kamis 18 Agustus 2022 11:34 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 18 38 2649899 bos-ducati-justru-tidak-yakin-francesco-bagnaia-raih-gelar-juara-dunia-motogp-2022-RsdWiXU2AH.jfif Francesco Bagnaia diprediksi sulit menjadi juara dunia MotoGP 2022. (Foto: MotoGP)

PERNYATAAN mengejutkan meluncur dari mulut bos Ducati, Paolo Ciabatti. Ia menyebut, Francesco Bagnaia yang notabene pembalap andalan Ducati Lenovo, sulit untuk juara dunia MotoGP 2022.

Peluang untuk Francesco Bagnaia menjadi juara dunia MotoGP 2022 masih terbuka. Namun, daripada memikirkan gelar juara dunia, Paolo Ciabatti malah menargetkan Pecco –sapaan akrab Francesco Bagnaia– untuk bisa mendapatkan podium atau kemenangan di setiap sisa balapan.

Paolo Ciabatti

Bagnaia saat ini menempati posisi ketiga di klasemen sementara MotoGP 2022 dengan 131 poin dari empat kemenangan dan empat podium. Pecco tertinggal 51 poin dari Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) dan 49 poin dari Aleix Espargaro (Aprilia Racing).

Sementara di seri ke-13 yang akan berlangsung di Sirkuit Red Bull Ring, Minggu (18/8/2022), Bagnaia memiliki motivasi untuk bisa mendapatkan kemenangan ketiganya secara beruntun. Pasalnya pembalap asal Italia itu berhasil keluar sebagai pemenang di MotoGP Belanda dan MotoGP Inggris, sehingga membuatnya memiliki motivasi tinggi untuk melanjutkan tren positif.

Terlebih Ducati memiliki catatan bagus jika tampil di Austria. Pasalnya, sejak 2016 hingga 2021, para pembalap Ducati selalu mendominasi kemenangan di Sirkuit Red Bull Ring.

Meski belum pernah meraih kemenangan di Austria, tetapi Pecco berhasil meraih podium kedua pada edisi 2021. Tentunya hasil tersebut akan membuatnya termotivasi untuk bisa meraih kemenangan.

Francesco Bagnaia

Meski berhasil meraih dua kemenangan secara beruntun, Paolo Ciabatti menilai peluang Bagnaia untuk menjadi juara di MotoGP 2022 cukup sulit. Pasalnya ia melihat Fabio Quartararo dan Aleix Espargaro tampil konsisten di sepanjang 12 seri yang sudah dilalui.

"Memenangkan gelar akan sulit bagi kami, tetapi itu bukan tidak mungkin. Karena saya tidak berharap Fabio membuat terlalu banyak kesalahan karena ia sangat konsisten dan Aleix juga sangat konsisten," kata Ciabatti dilansir dari Motosan, Kamis (18/8/2022).

Jika gagal menjadi juara, ia menargetkan pembalap berusia 25 tahun itu untuk mengakhiri musim di posisi kedua ataupun ketiga.

"Tugas kami jelas, kami harus selalu berada di podium dan menang sebanyak mungkin. Jika itu tidak berhasil, kita harus mencoba dan finis ke-2 atau ke-3," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini