Share

Sirkuit Spa Francorchamps Terancam Dihilangkan dari Balapan F1, Jenson Button Geram

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Minggu 14 Agustus 2022 12:57 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 14 37 2647551 jenson-button-kesal-jika-sirkuit-spa-francorchamps-dihilangkan-dari-balapan-f1-90Cx3xxvwl.jpg Jenson Button geram jika Sirkuit Spa Francorchamps dihilangkan dari kalender F1 (Foto: Reuters)

SALAH satu legenda Formula One (F1), Jenson Button mengaku sangat geram apabila Sirkuit Spa Francorchamps di Belgia dihilangkan dari balap F1. Hal itu ia tentang, sebab akan membuat para pencinta F1 di seluruh dunia kecewa.

Sebagaimana diketahui, belum lama ini beredar kabar bahwa F1 ingin menghapus Sirkuit Spa Francorchamps, yang sangat ikonik, dari kalender balapan F1. Padahal, sirkuit ini selalu menggelar balapan jet darat terelite di dunia itu sejak berpuluh-puluh tahun lalu.

Jenson Button

Dengan kontrak antara Sirkuit Spa Francorchamps dan F1 yang akan berakhir pada akhir musim 2022 nanti, sangat besar kemungkinan GP Belgia bakal dirotasi dengan balapan di sirkuit lain. Rumornya, pihak F1 ingin menggantinya dengan sirkuit jalan raya, seperti di Monako dan Arab Saudi.

Selain itu, banyak laporan menyebut bahwa pemilik F1 saat ini, Liberty Media, ingin lebih mempopulerkan olahraga balap ini di negara-negara yang belum pernah menggelar balapan F1. Oleh karena itu, sirkuit Sirkuit Spa Francorchamps kabarnya akan dikorbankan untuk memberikan slot ke negara lain.

Akan tetapi, Jenson Button, yang menang di Sirkuit Spa Francorchamps pada 2012 lalu bersama McLaren, tidak senang jika sirkuit legendaris tersebut dicabut dari kalender F1. Sebab menurutnya, itu akan berpotensi mengecewakan banyak pembalap.

“Jika Spa tidak ada, saya akan sangat marah. Monaco adalah salah satu yang rumit karena ada banyak hal yang terjadi di balik layar,” kata Button dilansir dari Planet F1, Minggu (14/8/2022). 

“Tetapi jika Anda mengambil Spa, itu karena alasan lain, bukan karena itu bukan sirkuit yang bagus. Ini salah satu yang terbaik di dunia, balapannya luar biasa, para pembalap menyukainya dan tim-timnya senang pergi ke sana,” imbuhnya.

Jenson Button

“Kami tahu Formula 1 adalah hiburan dan acara TV tertentu (Drive to Survive di Netflix) telah membuatnya sangat terkenal di Amerika, yang sangat bagus untuk olahraga ini. Tapi kami (pembalap) perlu memastikan, kami menjaga balapan tetap menarik dan pergi ke sirkuit yang memberi kami balapan hebat karena Anda akan melihat pembalap yang bahagia,” tuturnya.

Lebih lanjut, juara F1 2009 itu mengatakan bahwa dia senang jika kalender F1 terdiri dari sirkuit jalanan dan trek lama. Akan tetapi, jika terlalu banyak balapan digelar di sirkuit jalanan di pusat kota, Jenson Button khawatir nantinya para pembalap kecewa, karena balapan di sana kurang seru karena terlalu sempit sehingga sulit untuk menyalip.

Kendati demikian, jika F1 terus berusaha menggelar 25 balapan dalam satu musim (musim ini 21), maka wacana penghapusan Sirkuit Spa Francorchamps tidak akan terjadi. Pasalnya, diprediksi mereka akan tetap mempertahankan sirkuit yang memiliki medan berbukit itu karena slotnya lebih banyak.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini