“Kecuali balapan Assen (MotoGP Belanda 2022), di mana cuacanya tidak begitu dingin, untuk menjadi juara Anda harus memiliki kemampuan untuk menjadi cepat, tetapi juga untuk berpikir dengan kepala Anda dan bukan dengan hati Anda ketika diperlukan,” sambungnya.

Lebih lanjut, Claudio Domenicali mengaku tidak mempermasalahkan kelebihan Fabio Quartararo. Sebaliknya, ia justru senang melihat hal itu. Dengan begitu, Francesco Bagnaia bisa terus berkembang demi mengejar rivalnya itu.
“Mungkin dalam sebuah balapan, Anda harus menerima bahwa seorang rival lebih kuat. Fabio sangat bagus, dan Pecco telah belajar dengan baik. Itu mendorongnya lebih keras atau kapan harus lebih fokus atau kurang emosional,” ujar Claudio Domenicali.
“Harus diakui kedua orang ini tidak hanya memiliki bakat paling banyak, tetapi juga yang paling tenang untuk menang,” timpalnya.
Terlepas dari hal itu, Fabio Quartararo dan Francesco Bagnaia bakal kembali bersaing di MotoGP Austria 2022. Balapan di Sirkuit Red Bull Ring tersaji pada Minggu, 21 Agustus 2022.
(Hakiki Tertiari )
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.