Share

Cedera Kambuhan, Mungkinkah Marc Marquez Lewati Gelar MotoGP Milik Valentino Rossi?

Djanti Virantika, Jurnalis · Selasa 02 Agustus 2022 15:28 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 02 38 2640682 cedera-kambuhan-mungkinkah-marc-marquez-lewati-gelar-motogp-milik-valentino-rossi-Oi6z0AMWKJ.jpg Valentino Rossi dan Marc Marquez kala mentas di MotoGP. (Foto: MotoGP)

MARC Marquez ramai disorot dalam beberapa musim terakhir, bukan karena prestasinya melainkan kondisi fisiknya yang kini rentan cedera. Dengan kondisi ini, Marquez pun kesulitan bersaing memperebutkan gelar juara. Akankah Marquez pada akhirnya bisa melewati gelar MotoGP milik Valentino Rossi?

Ya, Marc Marquez harus menerima penderitaan besar usai mengalami kecelakaan parah di Sirkuit Jerez, Spanyol, pada 2020. Kecelakaan yang terjadi dalam balapan MotoGP Spanyol 2022 yang menjadi seri pembuka pada musim itu telah mengakibatkannya mengalami patah tulang lengan kanan.

Marc Marquez

Keputusan Marc Marquez yang tergesa-gesa untuk kembali balapan kala itu membuatnya menerima risiko lebih besar lagi. Cederanya makin parah sehingga The Baby Alien -julukan Marc Marquez- harus absen hingga akhir musim MotoGP 2022.

BACA JUGA: MotoGP 2022: Marc Marquez Termotivasi oleh Legenda Tinju Dunia Muhammad Ali

Di MotoGP 2021, efek dari cedera Marc Marquez pun masih terlihat. Meski sudah bisa kembali menjalani balapan, kakak dari Alex Marquez itu gagal berbicara banyak. Dia kesulitan bersaing naik podium secara rutin, seperti yang biasa dilakukannya sebelum cedera.

BACA JUGA: Pembalap yang Paling Sering Menang di MotoGP Inggris, Valentino Rossi atau Marc Marquez?

Meski perlahan bisa bangkit, Marc Marquez harus kembali dihadapkan dengan masalah lainnya. Jelang akhir musim 2021, dia kembali harus absen di beberapa balapan karena mengalami gegar otak ringan dan diplopia atau masalah penglihatan ganda.

Pada MotoGP 2022 pun, penampilan Marc Marquez masih diganggu cedera. Dia bahkan gagal menjalani balapan perdana di MotoGP Mandalika 2022 usai terjatuh dalam sesi pemanasan yang membuatnya mengalami gegar otak lagi.

Meski setelah itu sempat menjalani beberapa balapan, yakni dari seri Amerika Serikat hingga Italia, Marquez akhirnya kembali memilih menepi sejenak dari pentas MotoGP. Lantaran performanya yang terus melorot, dia memutuskan memperbaiki kondisinya agar benar-benar prima.

Alhasil, Marquez memilih kembali menjalani operasi pada lengan kanannya. Operasi keempat yang dilakukan untuk mengobati lengan kanannya ini membuatnya diperkirakan absen hingga akhir musim 2022.

Mendapati Marquez yang kini rentan cedera, dia pun dinilai sudah akan kesulitan untuk bersaing memperebutkan gelar juara dunia MotoGP lagi. Jika benar terjadi, Marquez bisa gagal melewati rekor juara MotoGP Valentino Rossi.

Sejauh ini, Marquez diketahui sudah mengemas 6 gelar juara MotoGP. Dia memerlukan 2 gelar lagi jika ingin melewati catatan juara The Doctor -julukan Valentino Rossi- di kelas utama.

Marc Marquez dan Valentino Rossi

Tentunya, Marquez takkan bisa melakukannya pada musim ini. Sebab, dia sendiri diragukan bakal comeback sebelum musim berakhir. Jika ingin mengejar gelar juara lagi pada musim depan, pembalap berusia 29 tahun itu dipastikan harus berada dalam kondisi yang benar-benar prima dan kuat.

Sebab, persaingan di MotoGP makin sengit, usai para pembalap muda dan motor yang digunakannya makin trengginas. Musim ini saja, ada sejumlah nama yang tak diperhitungkan sebelumnya, ternyata ikut bersaing memperebutkan gelar, seperti Enea Bastianini, Johann Zarco, hingga Aleix Espargaro.

Kini, makin menarik menantikan penampilan Marquez saat comeback. Beberapa pihak sendiri yakin bahwa Marquez masih punya kans untuk menambah koleksi gelar juaranya lagi. Hal ini bahkan turut disampaikan legenda MotoGP, Mick Doohan.

“Memang tidak akan mudah dan tak pernah demikian. Olahraga ini tidak akan menunggunya. Tetapi, dia sudah menunjukkan jika bisa menang dengan menggunakan satu lengan,” kata Doohan, dikutip dari GPOne.

“Dia sudah memenangkan enam titel juara dunia. Raihan ini menunjukkan, dia tidak lemah. Dia adalah salah satu yang terbaik. Dia masih berusia 29 tahun dan masih muda,” ujarnya.

“Jika fisiknya sehat, dia dapat bersaing di level tertinggi. Dia mampu menang dengan satu lengan. Dengan sepasang lengan dan kaki, saya yakin dia mampu,” pungkas legenda MotoGP asal Australia itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini