Share

Ogah Gantikan Suzuki Ecstar di MotoGP, Kawasaki Pilih Bertahan di WSBK karena Menguntungkan

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Kamis 26 Mei 2022 18:48 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 26 38 2600799 ogah-gantikan-suzuki-ecstar-di-motogp-kawasaki-pilih-bertahan-di-wsbk-karena-menguntungkan-9GQHfWPUDA.jpg Suzuki Ecstar dikabarkan ingin hengkang dari MotoGP. (Foto: Instagram/@suzukimotogp)

BARCELONA – Kawasaki ramai dikaitkan dengan MotoGP usai Suzuki Ecstar mengonfirmasi ingin hengkang. Mendapati kondisi ini, pihak Kawasaki buka suara mengenai rumor yang beredar. Namun, tim pabrikan asal Jepang itu menegaskan ogah mengisi kursi kosong tersebut.

Niat Suzuki untuk hengkang dari MotoGP telah memunculkan banyak spekulasi soal siapa yang bakal menggantikan mereka di kompetisi balap motor paling elite di dunia itu. Sejumlah tim pabrikan seperti Aprilia dan Yamaha dirumorkan tertarik membentuk tim satelit untuk mengisi kekosongan tersebut.

Suzuki Ecstar

Namun, ada satu tim pabrikan yang cukup kuat yang bisa menjadi pengganti Suzuki, yakni Kawasaki. Sebab, mereka telah berpengalaman mentas di ajang World Superbike (WSBK) dengan delapan gelar mereka kantongi sejak pertama kali digelar pada 1988.

BACA JUGA: Jadwal MotoGP Hari Ini: Enea Bastianini Tebar Ancaman di Konferensi Pers Jelang MotoGP Italia 2022?

Selain itu, Kawasaki juga pernah ikut bertarung di MotoGP meski pada 2009 lalu mereka memilih hengkang juga karena alasan finansial. Lalu, pembalap mereka, Jonathan Rea, yang telah menyumbang enam gelar WSBK untuk mereka juga menyatakan minatnya untuk berkompetisi dengan Marc Marquez dan kolega.

BACA JUGA: Fabio Quartararo Ditargetkan Menang di MotoGP Italia 2022, Yamaha Siapkan Taktik Jitu

Sayangnya, kembalinya Kawasaki ke MotoGP sepertinya tidak akan terwujud. Sebab, Manajer Kawasaki Racing Team (KRT), Guim Roda, menegaskan pihaknya tidak tertarik untuk bersaing di MotoGP.

Penyebabnya, balapan di WSBK DINILAI lebih menguntungkan dari segi finansial. Pasalnya, sepeda komersil yang mereka pakai bisa dibeli oleh masyarakat umum.

“Nilai jual dari paparan media yang dihasilkan WSBK sangat bagus dan itu menunjukkan kualitas Kawasaki. Di KRT, kami merasa itu membantu menjual banyak model motor lainnya, bukan hanya Ninja,” kata Roda dilansir dari Crash, Kamis (26/5/2022).

“Secara teknis, di WSBK kami menggunakan model produksi massal, lebih logis untuk balapan dengan cara ini bagi kami daripada membuat sasis, mesin, atau aerodinamika baru setiap tahun seperti di MotoGP,” imbuhnya.

WSBK

“Untuk Kawasaki dan KRT lebih mudah mengelola sumber daya internal yang menghubungkan mereka dengan R&D dan produksi massal sepeda motor jalanan daripada mencoba membuat pertunjukan balap dengan motor yang tidak dapat dibeli oleh pelanggan untuk digunakan di jalan,” pungkasnya.

Dengan begitu, sudah dipastikan bahwa Kawasaki tidak akan menggantikan posisi yang ditinggal Suzuki di MotoGP musim depan. Alhasil, mungkin tim satelit anyar dari Aprilia atau tim satelit kedua dari Yamaha bakal bersaing untuk memperebutkan satu slot tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini