Share

Serangan Rudal di Jeddah Ganggu F1 GP Arab Saudi 2022, Verstappen dan Sergio Perez Beri Reaksi Berbeda

Cikal Bintang, Jurnalis · Sabtu 26 Maret 2022 10:39 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 26 37 2568148 serangan-rudal-di-jeddah-ganggu-f1-gp-arab-saudi-2022-verstappen-dan-sergio-perez-beri-reaksi-berbeda-3SJVLb3hht.jpg Max Verstappen kala tampil di F1. (Foto: Reuters)

JEDDAH – Gelaran F1 GP Arab Saudi 2022 sempat terganggu oleh penyerangan rudal di Kota Jeddah. Sebab, lokasi penyerangan rudal sendiri tak jauh dari lintasan balap F1 GP Arab Saudi 2022.

Mendapati kondisi ini, dua pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen dan Sergio Perez, bereaksi. Namun, mereka memberi respons yang berbeda terhadap serangan tersebut.

F1 GP Arab Saudi 2022

Sebagaimana diketahui, sebuah misil dijatuhkan kelompok Houthi Yaman di Jeddah pada Sabtu (26/3/2022) waktu setempat, hanya berjarak 20 kilometer dari Sirkuit Corniche Jeddah, tempat balapan F1 GP Arab Saudi 2022. Efek dari kebakaran tersebut sempat mengganggu jalannya latihan bebas pertama F1 GP Arab Saudi 2022.

BACA JUGA: Jelang F1 GP Arab Saudi 2022, Carlos Sainz Jr Waspadai Max Verstappen

Namun, latihan bebas pertama akhirnya tetap berlangsung dan rampung digelar. Serangan ini juga tidak mengganggu jalannya latihan bebas kedua F1 GP Arab Saudi 2022.

BACA JUGA: Ada Serangan Rudal di Jeddah, CEO F1 Pastikan F1 GP Arab Saudi 2022 Tetap Berlanjut

Penasihat Red Bull Racing, Helmut Marko, menceritakan situasi dua pembalapnya saat insiden misil tersebut. Ia menuturkan, Verstappen dan Perez mempunyai respons berbeda terhadap insiden itu. Marko mengatakan, Verstappen lebih santai ketimbang Perez yang sedikit panik.

"Max (Verstappen) sedikit lebih santai tentang itu (serangan rudal)," kata Marko, dilansir dari Planet F1, Sabtu (26/3/2022).

“(Sergio) Perez sedikit takut, tetapi ketika Anda tinggal di Mexico City, tidak ada keamanan yang lebih,” sambungnya soal Perez.

Lebih lanjut, Marko juga mengecam serangan tersebut. Sebab, hal ini menambah buruk berbagai insiden yang sudah terjadi sebelumnya. Ia berharap, balapan tetap berlanjut dengan tetap memprioritaskan keselamatan para pembalap.

Max Verstappen

“Kami memiliki pandemi, kami memiliki perang di Eropa dan sekarang kami memiliki serangan rudal 20 kilometer jauhnya. Ini tidak lagi normal atau menyenangkan,” ujarnya.

“Saya kira akan ada penjelasan dari ofisial bagaimana memastikan keselamatan agar balapan bisa digelar tanpa membahayakan pembalap atau penonton,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini