SEJARAH taichi atau taijiquan akan dibahas Okezone. Ternyata, seni bela diri asal China ini sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu. Meski begitu, seni bela diri ini masih ada sampai sekarang. Bahkan, banyak orang yang menggemari taichi, terutama para lansia.
Taichi dikenal dengan berbagai gaya yang lembut dan halus. Oleh sebab itu, jika taichi sering digeluti oleh para lansia yang sudah tidak bisa berolahraga dengan porsi berat. Selain itu, taichi juga mengajarkan tentang meditasi yang dapat meringankan stres, sebagai relaksasi pikiran dan lain sebagainya.

(Ilustrasi latihan taichi, foto: Istimewa)
Lantas, bagaimana dengan sejarah taichi?
Sejarah Taichi
Taichi merupakan olahraga atau seni bela diri asal Negeri Tirai bambu. Seni bela diri ini sudah ada sejak zaman China kuno atau sekitar 2000-an tahun lalu. Nama taichi diambil dari istilah China kuno dalam Kitab Perubahan pada masa Dinasti Zhou (1100-1221 SM).
Dulunya, taichi diciptakan oleh seorang pendeta tao yang bernama Zhang Sanfeng pada abad ke-12. Menurut beberapa cerita rakyat, ide mengenai taichi ditemukan oleh Zhang Sanfeng ketika ia tengah berada di pegunungan Wudang, China.
Selain itu, ada pula yang menceritakan, bahwa salah satu murid Zhang Sanfeng, yang bernama Wang, tengah melakukan perjalanan ke sebuah desa bernama Chen. Di sana, ia menghina penduduk desa dengan mengatakan seni bela diri mereka (penduduk desa) buruk. Mendengar perkataan itu, penduduk desa marah dan menyerang Wang. Meskipun Wang sendirian melawan penduduk desa, ia menang dan Wang dijadikan guru seni bela diri di desa tersebut sejak saat itu.