Share

Sempat Tegang dan Terbebani, Bagas/Fikri Lega Bantu Indonesia ke Final Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Asia 2022

Andika Rachmansyah, Jurnalis · Minggu 20 Februari 2022 04:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 20 40 2550005 sempat-tegang-dan-terbebani-bagas-fikri-lega-bantu-indonesia-ke-final-kejuaraan-bulu-tangkis-beregu-asia-2022-maI4KFeBrt.jpg Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri menang di semifinal Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Asia 2022. (Foto: Humas PBSI)

SELANGOR – Ganda putra Indonesia, Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri, meluapkan perasaannya usai sukses menyumbangkan poin di laga kontra Singapura dalam semifinal Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Asia 2022. Mereka mengaku sempat terbebani dan merasa tegang, namun sangat lega karena akhirnya bisa menyelesaikan laga dengan manis.

Ya, Bagas/Fikri berhasil menang atas ganda putra kedua Singapura, Danny Bawa Chrisnanta/Yong Kai Terry Hee. Bermain di Setia Convention Centre, Sabtu 19 Februari 2022, Bagas/Fikri mendapat tekanan yang cukup merepotkan dari pasangan Singapura tersebut.

Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri

Bagas/Fikri bahkan sempat tertinggal di gim pertama hingga. Mereka pun harus menutup pertandingan dalam duel tiga gim yang rampung dengan kemenangan 15-21, 21-11, dan 21-15.

BACA JUGA: Tim Putra dan Putri Indonesia Tembus Final, Bendera Merah Putih Bisa Berkibar di Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Asia 2022

Bagas mengaku kalau dirinya sempat tegang saat memulai laga gim pertama. Wajar saja jika dirinya merasa tegang karena tim putra Indonesia sedang dalam posisi tertinggal 1-2 dari Singapura.

Tak ayal, laga Bagas/Fikri menjadi sangat krusial. Jika mereka kalah, Indonesia dipastikan tersingkir dan gagal mempertahankan gelar juara di ajang Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Asia 2022. Namun, Bagas/Fikri akhirnya berhasil mendapatkan tempo permainannya di gim kedua dan ketiga.

BACA JUGA: Hasil Indonesia vs Singapura di Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Asia 2022: Christian Adinata Tampil Heroik, Merah Putih Lolos ke Final!

“Memulai pertandingan, saya merasa tegang juga. Jadi kurang lepas bermain dan dampaknya selalu ketinggalan dalam pengumpulan angka. Gim pertama pun kami kalah. Namun di gim kedua, saya dan Fikri mulai berani dan makin yakin,” kata Bagas, dikutip dari rilis PBSI, Minggu (20/2/2022).

“Kami bisa berteriak di lapangan dan lebih lepas mainnya. Apalagi serangan saya juga lebih banyak menghasilkan poin dan pertahanan kawan juga bisa tembus. Dengan begitu, Fikri lebih enak main depannya,” lanjutnya.

Follow Berita Okezone di Google News

Hal yang sama juga dirasakan oleh Fikri. Pemain kelahiran Bandung itu mengaku sempat merasa terbebani.

“Pada gim pertama, saya merasa mainnya kurang lepas. Ada beban dan tekanan setelah Indonesia ketinggalan 1-2. Gim kedua, saya fokus ke permainan dan main maksimal saja. Saya melupakan kekalahan di gim pertama. Terbukti bisa bangkit dan berhasil merebut kemenangan,” sambung Fikri.

Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri

“Gim ketiga, kami makin percaya diri dan yakin bisa menang. Kami bisa memimpin terus perolehan angka dan bermain lebih lepas,” sambungnya.

“Bersyukur Alhamdulillah dan senang karena saya dan Bagas bisa menyamakan kedudukan 2-2 dan memperpanjang harapan untuk digelarnya partai kelima,” tukasnya.

Hasil kemenangan tersebut membuat tim putra Tanah Air menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Namun lebih dari itu, Indonesia berhasil melaju ke partai final karena di pertandingan kelima, Christian Adinata sukses kalahkan Koh Jia Wei Joel dalam dua gim langsung 21-11 dan 21-14. Laga pun selesai dengan kemenangan 3-2.

Di partai final, tim putra akan berhadapan dengan Malaysia. Sebab, tim putra Negeri Jiran berhasil bungkam Korea Selatan dengan skor akhir 3-0.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini