Share

Banyak Drama di Balapan, F1 Diyakini Bisa Kalahkan Popularitas Sepakbola

Muammar Yahya Herdana, Jurnalis · Senin 24 Januari 2022 02:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 24 37 2536607 banyak-drama-di-balapan-f1-diyakini-bisa-kalahkan-popularitas-sepakbola-pPyMkomMZR.jpg Lewis Hamilton dan Max Verstappen. (Foto: Reuters)

ROMA – Pembalap Alpine, Esteban Ocon, begitu yakin dengan masa depan olahraga Formula One (F1). Dia yakin bahwa F1 bisa mengalahkan popularitas cabang olahraga lain yang lebih populer, termasuk sepakbola.

Saat ini, sepakbola memang menjadi salah satu olahraga yang paling digemari oleh hampir seluruh masyarakat dunia. Namun, banyaknya intrik yang terjadi pada F1 2021 membuat ajang balap tersebut kembali mendapat sorotan lebih baik.

Lewis Hamilton dan Max Verstappen

Duel antara juara dunia 2021, Max Verstappen, dan pembalap Mercedes, Lewis Hamilton, menjadi drama yang paling menarik hingga balapan terakhir. Pasalnya, Hamilton yang hampir menjadi juara dunia harus kalah di lap terakhir karena sebuah keputusan kontroversial.

BACA JUGA: Dipecundangi Max Verstappen di F1 2021, Bos Mercedes: Lewis Hamilton Masih Sakit Hati Gagal Juara Dunia

Saking banyaknya drama yang terjadi di 2021, Ocon pun cukup yakin bahwa F1 bisa mengalahkan popularitas sepakbola. Pembalap asal Prancis itu peran media yang gencar memberitakan F1 membuat ajang balap tersebut semakin mendapat perhatian.

BACA JUGA: Soal Kasus Lewis Hamilton dan Max Vestappen, Bos Mercedes Desak FIA Segera Buat Tindakan

“Jika mobil-mobilnya saling berdekatan, olahraga kami bahkan bisa melampaui sepakbola dalam hal emosi. Begitu juga dengan pemberitaan media,” ungkap Ocon dilansir dari Italy 24 News, Senin (24/1/2022).

Bahkan, Ocon menyebut bahwa dirinya memiliki seorang teman yang tidak pernah mengikuti ajang balap F1. Namun,, akibat panasnya persaingan di musim 2021 membuat temannya tersebut kini tertarik untuk menyaksikan ajang balap mobil tersebut.

“Saya punya teman yang tidak menonton Formula 1 sebelumnya, tetapi sekarang mereka tertarik menontonnya,” imbuh pembalap berusia 25 tahun tersebut.

Selain itu, Ocon juga merasa bahwa untuk menjadi yang terdepan cukup  sulit untuk dilakukan dalam beberapa tahun belakang. Namun dirinya merasa cukup yakin bisa meraih hasil yang lebih baik di musim 2022.

Esteban Ocon

“Sampai empat atau lima tahun yang lalu tidak mungkin untuk tetap di depan atau naik podium. Oleh karena itu tempat kelima dihitung sebagai kemenangan,” pungkasnya.

“Sekarang, bagaimanapun, hal-hal telah berubah, sebagaimana mestinya, dan itu fantastis,” tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini