Share

Akui Cabut dari Pelatnas Cipayung, Hendry Saputra: Tak Ada Masalah dengan PBSI

Quadiliba Al-Farabi, Jurnalis · Selasa 18 Januari 2022 12:51 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 18 40 2533895 akui-cabut-dari-pelatnas-cipayung-hendry-saputra-tak-ada-masalah-dengan-pbsi-GLr86FxdAz.jpg Pelatih tunggal putra PBSI, Hendry Saputra. (Foto: PBSI)

JAKARTA - Hendry Saputra akhirnya mengonfirmasi bahwa kini ia sudah tak lagi berada di Pelatnas PBSI per Januari 2022. Ia meninggalkan jabatannya sebagai pelatih tunggal putra Indonesia tersebut dan memastikan kepada pihak MNC Portal Indonesia bahwa kepergiannya bukan karena ada masalah denagn PBSI.

“Ya betul saya sudah tidak gabung (Pelatnas) lagi per Januari 2022,” ucapnya melalui sambungan telefon saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Selasa (18/1/2022).

Adapun alasannya adalah telah menghabiskan masa kontrak dan tidak memperpanjang. Pria yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Pelatih Tunggal Putra PBSI itu pun menjelaskan tidak ada masalah apapun dengan PBSI maupun di jajaran Pelatnas.

Baca Juga: Kenalan dengan Hendry Saputra, Pria yang Jadi Alasan Suksesnya Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie

Hendry Saputra

Pelatih yang biasa terlihat bersama Jonatan Christie dan Anthony Ginting ini juga merasa puas dengan pencapaian selama ini. Dia sudah membesut tunggal putra Indonesia selama tujuh tahun dan kerap mengantarkan tunggal putra meraih prestasi.

Tak hanya itu, masalah kesehatan karena sempat terpapar Covid-19 juga menjadi alasannya. Dia pun ingin menyerahkan tongkat estafet kepelatihan kepada sosok yang lebih muda untuk menangani Jonatan dkk.

“Saya tidak ada masalah (dengan PBSI). Saya profesional, karena saya lihat pencapaian saya hasilkan sudah cukup lah, dari Asian Games, Olimpiade dan Thomas Cup,” ucapnya.

“Tujuh tahun saya coba berusaha meningkatkan kualitas dan rasa cinta untuk Indonesia khususnya Jonatan Ginting cs itu,” lanjutnya.

“Saya juga pernah terpapar covid pada 2020, dengan traffic-traffic keluar begitu ketat, saya khawatir juga, jadi saya pikir cukup lah saya kasih ke yang lebih muda yang lebih kuat,” tandasnya.

Sejauh ini, prestasi Hendry bersama tim tunggal putra memang terbilang bagus. Ia bisa disebut sebagai sosok yang membawa Jonatan dan Anthony melesat ke pencapaian saat ini sejak usia muda.

Tunggal putra berperan penting dalam keberhasilan Indonesia menjuarai Piala Thomas 2020 (PBSI)

Salah satu prestasi tertinggi adalah menghadirkan medali emas Asian Games 2018 lewat Jonatan. Termasuk membawa trofi Piala Thomas pada 2020.

Tentunya kepergian Hendry Saputra dari Pelatnas PBSI itu membuat sebagian pencinta bulu tangkis Tanah Air merasa sedih. Namun, Hendry Saputra sudah membulatkan tekadnya untuk menyudahi jabatannya sebagai pelatih tunggal putra PBSI.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini