Maverick Vinales Ungkap Hal yang Ada di Aprilia, tapi Tidak Ditemukan di Yamaha

Quadiliba Al-Farabi, Jurnalis · Jum'at 14 Januari 2022 17:54 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 14 38 2532402 maverick-vinales-ungkap-hal-yang-ada-di-aprilia-tapi-tidak-ditemukan-di-yamaha-qVt0LUCiC6.jpg Pembalap Tim Aprilia, Maverick Vinales. (Foto: MotoGP)

NOALE – Pembalap Tim Aprilia, Maverick Vinales memiliki banyak alasan mengapa memutuskan pergi dari Yamaha di pertengahan MotoGP 2021. Namun yang paling menarik adalah Vinales mengaku lebih merasa mendapatkan dukungan dari Aprilia yang merupakan pabrikan Italia ketimbang saat membela Yamaha yang merupakan tim asal Jepang.

Sebagaimana diketahui, Vinales mengalami pergolakan batin di musim 2021 lalu. Pertengahan tahun menjadi tanda dia alami kehilangan anggota keluarga dan kelahiran anak pertamanya.

Namun momen yang lebih besar dan dikenang ialah pemutusan kontraknya bersama Yamaha setelah banyaknya insiden di pertengahan musim. Akhirnya, pembalap Spanyol itu mengikat kontrak dengan Aprilia untuk musim baru 2022 ini.

Baca Juga: Berkarier di MotoGP sejak 2015, Ini Penyesalan Maverick Vinales 

Maverick Vinales

Kendati telah melalui masa-masa sakit hati dengan tim pabrikan Jepang itu, Vinales dapat melihat sisi positif. Dia pun mengaku tidak memiliki hubungan buruk dengan Yamaha termasuk negara tersebut.

Namun di sisi lain, dia juga membandingkan berada di tim barunya ini memiliki makna lebih dibanding sebelumnya. Di antaranya, dia menjadi lebih termotivasi karena didukung lingkungan yang suportif.

“Tim Italia sangat berbeda dari tim Jepang. Sejujurnya, saya selalu memiliki hubungan yang baik dengan tim Jepang, karena saya menyukai makanannya, budayanya, tempat-tempatnya dan bagaimana keadaannya, begitu tenang dan sistematis. Itu melakukan hal yang sama untuk Anda,” ucap Vinales dikutip laman PaddockGP, Jumat (14/1/2022).

“Tapi selain itu, saya membutuhkan lebih banyak api di sekitar saya. Sedikit lebih banyak dukungan di dalam dan di luar motor. Akhirnya saya ingin menunjukkan banyak hal dan sulit untuk melakukannya di sana,” lanjutnya.

Di sisi lain, Vinales bakal bertandem dengan mantan rekannya di Suzuki pada kisaran musim 2015 lalu yakni Aleix Espargaro. Menurutnya, Aleix telah memiliki hubungan dekat dengannya sehingga akan tercipta armosfer yang sangat suportif.

Maverick Vinales

"Aleix penting untuk sampai di sini, karena saya memiliki hubungan yang baik dengan dia dan kami banyak berbicara satu sama lain. pesawat bersama,” tambah Vinales.

“Tapi saya pikir apa yang memutuskan saya lebih pada atmosfer dan semangat. Ini adalah merek yang cukup baru, bukan baru dalam sejarah balap, tetapi baru untuk ditingkatkan di MotoGP,” imbuhnya.

Terlepas dari itu semua, banyak pihak yang ingin melihat apakah keputusan Vinales pergi dari Yamaha dan bergabung dengan Aprilia adalah keputusan yang tepat. Semua itu akan terjawab seiring berjalannya MotoGP 2022.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini