Share

Luca Marini dan Enea Bastianini Antusias Lihat Motor Listrik Ducati, Francesco Bagnaia Justru Tak Tertarik

Quadiliba Al-Farabi, Jurnalis · Senin 10 Januari 2022 10:43 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 10 38 2529775 luca-marini-dan-enea-bastianini-antusias-lihat-motor-listrik-ducati-francesco-bagnaia-justru-tak-tertarik-e8DSCoLGkE.jpg Pembalap Tim Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia. (Foto: MotoGP)

BOLOGNA – Ducati diketahui akan mengikuti ajang balap MotoE 2023 dan untuk itulah tim pabrikan asal Italia tersebut tengah membangun motor listrik terbaik mereka. Banyak pembalap Ducati yang antusias mendengar kabar tersebut, seperti halnya Luca Marini dan Enea Bastianini, tapi tidak dengan Francesco Bagnaia.

Bagnaia sejatinya sangat mengapresiasi perubahan tersebut, namun ia tidak terpikir untuk menjajalnya. Bagnaia merasa lebih suka motor Desmosedici yang dipakai di MotoGP saat ini.

Baik Marini maupun Bastianini melihat potensi bahwa motor tersebut bisa jadi masa depan bagi MotoGP. Menurut mereka, hasil karya Michele Pirro ini bakal memiliki tenaga lebih besar dalam ajang balap motor.

Baca Juga:Β Meski Tak Diperkuat Valentino Rossi, Tim VR46 Berhasil Naik Podium di Gulf 12 Hours 2022

Luca Marini

"Saya sangat terkejut ketika mengetahui bahwa Ducati akan menyediakan grid awal untuk MotoE" kata Bastianini dikutip laman Paddock GP, Senin (10/1/2022).

β€œIni adalah proyek besar dan motornya secara objektif indah. Saya membayangkan dia akan memiliki tenaga yang besar dan saya sangat ingin melakukan tes sedini mungkin kepada pembalap,” lanjutnya.

"Teknologi baru membuat saya terpesona, saya sudah memiliki mobil listrik dan saya harus mengatakan bahwa itu mengemudi dengan sangat baik" sambung Luca Marini.

β€œSaya tidak tahu apakah mesin ini bisa menjadi masa depan MotoGP atau tidak, tapi itu bisa terjadi dan saya sangat terbuka untuk itu. Mengemudi prototipe Ducati akan menjadi peluang besar,” lanjut saudara laki-laki Valentino Rossi ini.

Sementara bagi Pecco Bagnaia, meski adanya perbaruan mesin tetap saja dia lebih menyukai perangkat yang lama. Bukan terkait generasi, tapi lebih tentang filosofi dan kepekaan dalam melakukan balapan.

"Ini adalah perubahan besar dan saya senang Ducati melihat ke masa depan. Ducati tentu tahu bagaimana membuat sepeda motor. Saya menantikan perkembangan ini. Tapi saya tidak tahu apakah saya ingin mencoba motor ini,” ucap Bagnaia.

Francesco Bagnaia

Perlu diingat bahwa sepeda motor listrik ini dikembangkan di Ducati dalam departemen yang berdedikasi dan independen. Di bawah arahan para insinyur, mesin ini disebut bos tim Gigi Dall'Igna akan membuat orang lain iri.

Menarik tentunya melihat bagaimana kemajuan dari motor listrik Ducati tersebut. Apakah versi motor listrik nantinya akan memiliki kecepatan dan kekuatan yang sama dengan Desmosedici andalan tim tersebut?

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini