Pembalap asal Spanyol itu mengakui harus banyak belajar dari Leclerc. Dia bahkan tak ragu mencontoh dan mengadaptasi gaya balapnya, sehingga dapat meraih hasil maksimal.
“Saya harus beradaptasi dan meniru beberapa hal setelah melihat datanya. Terkadang, sulit untuk percaya jika hal tersebut memungkinkan. Namun, secara perlahan saya belajar dan berada di level yang bagus,” ujarnya.

Menarik tentunya melihat sejauh mana perkembangan Sainz dalam menguasai mobil Ferrari di F1 2022 nanti. Banyak yang berharap Sainz dan juga Leclerc bisa membuat Ferrari bisa bersaing kembali memperebutkan gelar juara pada musim depan.
(Rivan Nasri Rachman)