Marcus Gideon/Kevin Sanjaya Masih Jadi Andalan, Herry IP Berharap Pemain Lain Juga Tampil Menonjol

Bagas Abdiel, Jurnalis · Senin 06 Desember 2021 02:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 06 40 2512372 marcus-gideon-kevin-sanjaya-masih-jadi-andalan-herry-ip-berharap-pemain-lain-juga-tampil-menonjol-L2SpZgDT4L.jpg Herry IP bersama Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. (Foto: Instagram/@badminton_ina)

NUSA DUA – Ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, kini masih menjadi tumpuan Tanah Air untuk mendulang prestasi manis. Pelatih ganda putra Indonesia, Herry Iman Pierngadi, pun berharap para pemain ganda putra lain di Indonesia juga bisa tampil menonjol.

Sebagaimana diketahui, selama tiga turnamen di Indonesia Badminton Festival 2021, Tim Merah Putih hanya bisa menggondol satu gelar. Gelar tersebut dipersembahkan oleh Marcus/Kevin yang sukses tampil sebagai juara di Indonesia Open 2021.

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. Foto: Badminton Photo

Pada dua turnamen lain, yakni Indonesia Masters dan BWF World Tour Finals 2021, Marcus/Kevin juga menembus partai puncak. Namun, mereka harus puas dengan titel runner-up.

BACA JUGA: Dibantu Siklus, Marcus Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo Diprediksi Kampiun Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2021 dan Cetak Sejarah

Praktis, hanya ada nama Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang sukses tampil ke final Indonesia Open. Namun, mereka juga harus puas dengan status runner-up.

BACA JUGA: Marcus Gideon/Kevin Sanjaya Gagal Juara BWF World Tour Finals 2021, Herry IP Tetap Bangga

Lalu, dari sisi ganda putra, Herry IP -sapaan akrab Herry Iman Pierngadi- pun sejatinya tidak hanya ingin terus mengandalkan Marcus/Kevin. Ia berharap ada nama-nama lain yang bisa menonjol agar tidak semua beban tertuju pada The Minions -julukan Marcus/Kevin.

"Sebenarnya saya berharap bisa ada yang lain. Akan tetapi masih belum bisa dan butuh waktu, butuh proses supaya tidak hanya mengandalkan Marcus/Kevin," ungkap Herry di Bali International Convention Centre.

Kini, Herry IP juga akan mencoba untuk menaruh harapan besar kepada pasangan-pasangan muda yang telah ikut bersaing sengit di berbagai turnamen kelas atas pada tahun ini. Sebut saja seperti Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan, dan Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri.

"Kita ada tiga pasang, Pram/Yere, Leo/Daniel, dan Bagas/Fikri, tahun ini mereka baru main di level atas. Biasanya cuma main di 100, 300. Sekarang mereka sudah main di 500 sampai 1000," tambah Herry IP.

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. Foto: Badminton Photo

"Mereka harus lebih sering main lawan 10 besar dunia, supaya bisa mencoba seberapa jauh kemampuan mereka melawan pemain top dunia. Karena selama latihan di Indonesia kan sudah ketemu Marcus/Kevin, Ahsan/Hendra, Fajar/Rian," sambungnya.

"Kita butuh pemain-pemain negara lain yang 10 besar dunia untuk melawan mereka, supaya saya sebagai pelatih bisa mengukur kemampuan mereka. Saya maunya lebih cepat untuk sejajarkan mereka dengan pemain top," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini