Share

Bos Mercedes Akui Valterri Bottas Selalu Tertekan dari Lewis Hamilton

Quadiliba Al-Farabi, Jurnalis · Rabu 01 Desember 2021 04:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 30 37 2509920 bos-mercedes-akui-valterri-bottas-selalu-tertekan-dari-lewis-hamilton-e6sPcUBhOB.jpg Valterri Bottas beraksi di F1 GP Meksiko 2021. (Foto/Reuters)

BOS Mercedes AMG Petronas, Toto Wolff, mengakui Valterri Bottas selalu mendapatkan tekanan dari Lewis Hamilton. Atas dasar itu, pembalap asal Finlandia itu memilih hengkang dari tim mulai Formula One (F1).

Bottas mengumumkan akan meninggalkan Mercedes pada akhir musim ini pada September 2021 lalu. Perjalanannya di tim selesai setelah lima tahun bersama Hamilton terus memburu gelar kelima berturut-turutnya sekaligus memecahkan rekor kedelapan secara keseluruhan.

Foto/Reuters

Bottas mengatakan alasannya hengkang karena merasa tidak dihargai pihak Mercedes. Pasalnya ia setiap pergantian musim hanya diberi kontrak bergulir satu tahun. Alhasil itu berdampak negatif pada kinerjanya bersama tim.

Baca juga:ย Ini yang Dilakukan Lewis Hamilton demi Gelar Juara F1 2021

Terkait itu, Wolff mengatakan pada awalnya ingin memberi tekanan yang dapat memotivasi Bottas tampil lebih baik. Namun ternyata, menurut Wollf, pembalap usia 32 tahun itu tidak dapat menahan tekanan itu ditambah keberadaan Hamilton

Baca juga:ย Lewis Hamilton Puji Sikap Bos Mercedes soal Persaingan Gelar Juara Dunia F1 2021

"Saya sudah mengatakan tekanan adalah hal yang baik untuk Valtteri, dan terkadang tekanan itu bisa membuat Anda patah hati,โ€ ucap Wolff dikutip laman GP Fans, Selasa (30/11/2021).

โ€œSaya pikir Valtteri selalu berada dalam tekanan sepanjang hidupnya dalam balap formula. Dia tidak pernah memiliki sumber daya yang melimpah untuk balapan, dan saya merasa itu bagus untuknya,โ€ lanjutnya.

Wolff tidak meragukan bakat Bottas mengingat dia telah mengklaim 20 pole position dan 10 kemenangan selama waktunya bersama Mercedes. Namun bukan berarti kontrak multi-tahun akan membuatnya secara instan lebih baik.

โ€œKarena itu, apakah kontrak multi-tahun akan lebih baik? Kalau dipikir-pikir, Anda selalu dapat memiliki pendapat yang berbeda,โ€ lanjut Wolff.

Foto/Reuters

"Dia adalah pria yang hebat, pembalap yang cepat, tetapi tahun-tahun bersama Lewis bisa sangat menekan,โ€ lanjutnya.

"Mudah dikatakan ketika rekan setim Anda adalah Lewis Hamilton, juara dunia tujuh kali dan Anda mengalami pasang surut. Mungkin itu konsekuensi dari Lewis sebagai rekan setim Anda. Tidak ada orang lain di klub (dengan) kemenangan 100-plus. Hanya dia,โ€ tutupnya

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini