Share

Ini yang Dilakukan Lewis Hamilton demi Gelar Juara F1 2021

Quadiliba Al-Farabi, Jurnalis · Selasa 30 November 2021 03:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 29 37 2509287 ini-yang-dilakukan-lewis-hamilton-demi-gelar-juara-di-f1-gp-2021-PGmX73sXlc.jpg Lewis Hamilton balapan di F1 GP Qatar 2021. (Foto/Reuters)

PEMBALAP tim Mercedes AMG Petronas, Lewis Hamilton berambisi bisa meraih gelar juara Formula One (F1) 2021. Demi bisa meraih pencapaian itu, pembalap asal Inggris tersebut menciptakan tradisi dengan melakukan pertemuan setiap minggu dengan para petinggi tim.

Hamilton memiliki modal baik atas kemenangan di Brasil dan Qatar pekan lalu. Hasil itu membuatnya memotong keunggulan Max Verstappen di klasemen menjadi hanya delapan poin.

Saat ini Verstappen masih menjadi yang terdepan setelah berhasil meraih total poin 351,5 poin. Namun pembalap Mercedes, Lewis Hamilton, masih membayang-bayangi di urutan kedua dengan total poin 343,5.

Foto/Reuters

Hamilton sedang mengejar gelar juara dunia kedelapan untuk memecahkan rekor. Mobilnya pun tampak tangguh sejak timnya memilih untuk memasang mesin pembakaran internal baru menjelang balapan di Sao Paulo.

Baca juga: Jangan Senang Dulu Fans Max Verstappen, Lewis Hamilton Diprediksi Bakal Juara F1 2021

Strategi itu pun tak lepas dari kerjasama Hamilton dengan para petinggi untuk mengevaluasi setiap kali selesai balapan. Ini pun akan terus dia lakukan hingga mengarungi musim balap 2022 mendatang.

Baca juga: Perebutan Gelar Juara F1 2021 Memanas, Bos Mercedes AMG Petronas Beri Ancaman pada Red Bull Racing

“Ketika saya pulang dari balapan, pertemuan besar saya biasanya saya lakukan dengan Shov (Andrew Shovlin, teknisi Mercedes), umumnya pada akhir minggu setelah mereka mengumpulkan semua data,” katanya mengutip motorsport, Senin (28/11/2021).

"Kemudian, saya mengadakan pertemuan dengan Bono (Peter Bonnington, teknisi senior) dan kemudian satu dengan tim yang sedang mengerjakan mobil tahun depan, hanya untuk mendapatkan pembaruan di mana mereka berada,” lanjutnya.

“Apakah itu aero belakang berat atau aero depan, seperti apa. ketinggian pengendaraan yang dapat kami harapkan, masalah apa yang mereka antisipasi, tantangan apa yang mereka hadapi dan seperti apa yang mereka antisipasi di dalam mobil,” tandasnya.

Hamilton pun tidak seperti pembalap seperti Lando Norris dan Carlos Sainz yang menghabiskan waktu berjam-jam di simulator F1 dalam persiapan untuk 2022. Ia merasa hal itu sia-sia.

Foto/Reuters

"Saat ini, dengan kemajuan yang dibuat di terowongan angin, tidak ada gunanya mengemudikan mobil karena berada di kurva belajar yang curam," tambahnya.

F1 GP 2021 menyisakan dua balapan terakhir. Balapan itu adalah GP Arab Saudi pada 6 Desember dan GP Abu Dhabi pada 12 Desember mendatang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini