Share

Evaluasi PBSI soal Wakil Tanah Air hanya Raih Satu Gelar di Indonesia Masters dan Indonesia Open 2021

Bagas Abdiel, Jurnalis · Senin 29 November 2021 14:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 29 40 2509029 evaluasi-pbsi-soal-wakil-tanah-air-hanya-raih-satu-gelar-di-indonesia-masters-dan-indonesia-open-2021-HteLFQ3P7F.jpg Marcus Gideon dan Kevin Sanjaya juara Indonesia Open 2021. (Foto/PBSI)

NUSA DUA – PBSI melakukan evaluasi soal wakil tanah air yang hanya meraih satu gelar pada turnamen Indonesia Masters 2021 dan Indonesia Open 2021. Wakil Ketua Umum (Waketum) PP PBSI, Eduart Wolok, menybeut evaluasi akan dilakukan secara menyeluruh.

Pada Indonesia Masters 2021 yang berlangsung pada 16-21 Desember 2021, wakil tanah air tak ada yang mampu mendapatkan gelar juara. Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo hanya bisa menjadi runner-up usai kalah dari Takuro Hoki/Yugo Kobayashi asal Jepang.

Foto/PBSI

Sementara di Indonesia Open 2021, Tim Merah Putih berhasil membawa satu gelar lewat Marcus/Kevin. Mereka sukses melakukan revans atas Hoki/Kobayashi dengan skor 21-14 dan 21-18. Lalu satu runner-up dipersembahkan wakil ganda putri yakni Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

Bca juga: Gagal Juara di Indonesia Open 2021, Greysia/Apriyani: Belum Rezeki

Hasil ini tentu bukan hasil terbaik. Namun, Eduart menilai satu gelar yang didapat Indonesia tidak lepas dari padatnya jadwal yang diikuti para atlet sejak Oktober hingga saat ini. Ini merupakan situasi berbeda dan belum pernah dijalani atlet sebelumnya.

Baca juga: Bantai Hoki/Kobayashi di Final Indonesia Open 2021, Marcus Gideon/Kevin Sanjaya Panas dari Awal

“Jadi memang evaluasi ini kita akan lakukan secara komprehensif dari berbagai macam sektor karena para atlet kita ini bertanding pada situasi yang tidak normal. Belum pernah para atlet ini mengalami kondisi hampir tiga bulan bertanding nonstop,” ucap Eduart di The Westin Resort, Bali, Senin (29/11/2021).

Berbicara soal Marcus/Kevin, Eduart memuji kematangan mental yang dimiliki The Minions –julukan Marcus/Kevin. Pasalnya setelah dengan kondisi fisik yang melelahkan, mereka masih bisa tampil konsisten termasuk melakukan aksi balas dendam.

“Memang kalau Marcus/Kevin harus kita akui bahwasanya kematangan mentalitas mereka menunjukkan bisa meningkat dari final Indonesia Masters bisa menjadi juara (di Indonesia Open) dengan lawan yang sama,” tambah Eduart.

Namun begitu, Eduart menyadari bahwa dengan situasi ini PBSI bisa belajar untuk bisa menyesuaikan dalam menurunkan para pemain di setiap pertandingan. Apalagi jadwal dengan skema seperti ini akan masih berlangsung pada tahun depan, di mana turnamen akan saling berdekatan.

Foto/PBSI

“Tetapi di sisi lain kita juga akan mengevaluasi pencapaian seluruh atlet kita apa yang perlu kita perbaiki, apa yang perlu kita tingkatkan, termasuk bagaimana menyiasati pengiriman turnamen berdasarkan kualifikasi atlet kita di tahun mendatang,” sambungnya.

Setelah Indonesia Masters dan Indonesia Open, satu gelaran lagi masih akan berlangsung di Nusa Dua, Bali yakni BWF World Tour Finals 2021 pada 1-5 Desember 2021. Selain itu, ada Kejuaraan Dunia 2021 di Huelva, Spanyol pada 12-19 Desember 2021.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini