Hasil Denmark Open 2021: Adnan/Mychelle Tumbang di Tangan Peraih Perunggu Olimpiade Tokyo 2020

Fitradian Dimas Kurniawan, Jurnalis · Rabu 20 Oktober 2021 00:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 20 40 2488862 hasil-denmark-open-2021-adnan-mychelle-tumbang-di-tangan-peraih-perunggu-olimpiade-tokyo-2020-7tAWyHv9xv.jpeg Adnan/Mychelle tumbang di babak pertama Denmark Open 2021. (Foto: PBSI)

ODENSE - Ganda campuran asal Indonesia, Adnan Maulana/Mychelle Crhystine terpaksa berhenti di babak pertama Denmark Open 2021. Hal itu karena mereka tumbang di tangan peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020, yakni pasangan Jepang, Yuta Watanabe/Arisa Higashino.

Langsung dihadapkan dengan pasangan ganda campuran unggulan keempat di Denmark Open 2021 itu, Adnan/Mychelle harus dikalahkan dua gim langsung, 11-21 dan 16-21 di Odense Sports Park, Selasa 19 Oktober 2021 malam WIB.

Adnan/Mychelle tampak tak berdaya sejak game pertama dimulai. mereka tak bisa memberi perlawanan, sehingga Watanabe/Higashino dapat memimpin dengan angka 3-0.

Meski begitu, Adnan/Mychelle terus berusaha untuk mengejar. Mereka kemudian dapat menemukan celah. Keadaan itu membuat wakil Indonesia memangkas ketertinggalannya menjadi 3-4.

Baca Juga: Hasil Denmark Open 2021: Marcus/Kevin dan Pramudya/Yeremia Menang di Babak Pertama

Adnan/Mychelle (Badminton Photo)

Hanya saja, Adnan/Mychelle masih mengalami kesulitan untuk meredam kekuatan Watanabe/Higashino. Hasilnya, duet Jepang tersebut tak membutuhkan waktu lama untuk membangun keunggulan 11-5 ketika mencapai interval.

Keadaan masih belum berugah saat laga berlanjut. Adnan/Mychelle berusaha untuk memberikan tekanan. Namun, mereka masih kesulitan untuk mengejar perolehan angka Watanabe/Higashino.

Keadaan itu dimaksimalkan Watanabe/Higashino untuk memimpin dengan angka 15-10. Setelah mematikan langkah Adnan/Mychelle, mereka pun merebut game pertama dengan angka 21-11.

Begitu game kedua dimulai, Adnan/Watanabe mencoba untuk memberikan perlawanan yang lebih ketat. Mereka bahkan sempat menahan imbang Watanabe/Higashino dengan angka 2-2.

Hanya saja, setelah itu Watanabe/Higashino mampu menemukan celah. Hal itu membuat mereka sanggup membuka keunggulannya atas Adnan/Mychelle dengan angka 5-3.

Enggan menyerah, Adnan/Mychelle berusaha bermain agresif. Hal itu membuat mereka sekali sanggup mengejar perolehan angka Watanabe/Higashino, dan membuat skor imbang 8-8.

Sayang, Adnan/Mychelle kesulitan dalam menjaga konsistensinya. Akibatnya, mereka terburu-buru sendiri sehingga Watanabe/Higashino kembali unggul 11-8 ketika interval kedua.

Walau demikian, Adnan/Mychelle memberikan perlawaan terbaiknya. Mereka kemudian berhasil mengejar ketertinggalan dan membuat skor sama kuat menjadi 14-14.

Namun, Adnan/Mychelle kemudian tampak mulai kehabisan energi. Hasilnya, mereka malah kembali tertinggal 15-20. Watanabe/Higashino pun kemudian mengakhiri laga dalam tempo 30 menit.

Tentunya sangat disayangkan Adnan/Mychelle harus mengakhiri perjuangan dengan sangat cepat. Namun, lawan mereka memang tidaklah mudah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini