Indonesia Sabet Gelar Juara Piala Thomas 2020, Bendera Merah Putih Tak Berkibar

Fitradian Dimas Kurniawan, Jurnalis · Minggu 17 Oktober 2021 22:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 17 40 2487719 indonesia-sabet-gelar-juara-piala-thomas-2020-bendera-merah-putih-tak-berkibar-45hhcAKqCP.jpg Tim Indonesia di Piala Thomas 2020. (Foto: Instagram/@badminton.ina)

AARHUS – Tim bulu tangkis Indonesia sukses menyabet gelar juara Piala Thomas 2020. Sayang, tidak ada bendera Merah Putih yang berkibar pada upacara pemberian trofi.

Sebagaimana diketahui, Indonesia sukses menyabet gelar juara Piala Thomas 2020 usai mengalahkan China. Laga final yang digelar di Ceres Arena, Aarush, Denmark, Minggu (17/10/2021) malam WIB itu berakhir dengan skor 3-0.

Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Foto: Badminton Photo

Indonesia secara sensasional dapat merebut kembali titel Piala Thomas. Indonesia berhasil mengalahkan sang juara bertahan, China, dengan skor 3-0. Pencapaian ini juga sekaligus mengakhiri puasa juara 19 tahun lamanya di Piala Thomas.

BACA JUGA: Profil dan Biodata Jonatan Christie, Penentu Kemenangan 3-0 Indonesia atas China di Final Piala Thomas 2020

Hanya saja, bendera Merah Putih tidak berkibar ketika prosesi pemberian trofi dan pengalungan medali. Sebagai gantinya, Merah Putih digantikan dengan lambang PBSI selaku federasi yang membawahi tim Thomas Indonesia.

BACA JUGA: Akhiri Penantian 19 Tahun, Indonesia Raih Gelar Juara Piala Thomas Ke-14 Kalinya

Tentunya, kejadian ini terbilang sangat tak biasa. Keadaan ini menjadi pertama kalinya bendera pemenang Piala Thomas tak dikibarkan di atas podium. Padahal, bendera China selaku runner-up, serta Jepang dan Denmark yang merebut medali perunggu ditampilkan di panggung

Larangan pengibaran bendera Merah Putih ini berkaitan dengan permasalahan World Anti Doping Agency (WADA). WADA menyebut Indonesia tak patuh dalam program uji tes doping.

Pada 15 September 2021, WADA mengirim surat pada Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI) terkait ketidakpatuhan program uji doping. Indonesia tidak bisa memenuhi test doping plan (TDP) tahun 2020 dan juga belum memenuhi TDP untuk 2021.

WADA. Foto: Reuters

Sejumlah negara dikirimi surat dan punya waktu 21 hari untuk memberikan klarifikasi. Indonesia tidak memberikan klarifikasi, seperti halnya Thailand dan Korea Utara. WADA lalu melayangkan surat sanksi pada 7 Oktober.

Karena dianggap tak mematuhi aturan terkait doping, Indonesia pun mendapat sanksi. Salah satu hukumannya yakni tak diperbolehkan mengibarkan benderanya di kejuaraan regional, kontinental atau dunia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini