Share

Ternyata Daniel Marthin Susah Tidur saat Tahu Akan Dipasangkan dengan Kevin Sanjaya di Final Piala Thomas 2020

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Rabu 05 Januari 2022 12:59 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 05 40 2527721 ternyata-daniel-marthin-susah-tidur-saat-tahu-akan-dipasangkan-dengan-kevin-sanjaya-di-final-piala-thomas-2020-fASediG1Ll.jpg Ternyata Daniel Marthin susah tidur saat tahu akan dipasangkan dengan Kevin di final Piala Thomas 2020. (Foto: Instagram/daniel.marthin)

TERNYATA Daniel Marthin susah tidur saat tahu akan dipasangkan dengan Kevin Sanjaya di final Piala Thomas 2020. Ya, Daniel akhirnya memberitahukan rahasia kegugupannya itu setelah Indonesia berhasil keluar menjadi juara di ajang Piala Thomas 2020 tersebut.

“Malamnya saya susah tidur. Tapi saya juga pingin nunjukkin kalau sudah dikasih kepercayaan bisa tampil maksimal. Pas sama Kevin sebenarnya udah engga terlalu susah tidur karena percaya udah yakin menang 3-0 duluan sih” dikutip dadari video yang diunggah PB Djarum di Youtube, Rabu (5/1/2022).

Seperti yang diketahui, Daniel memang mendapatkan kesempatan bermain di final Piala Thomas 2020 saat Indonesia berjumpa China pada Oktober 2021 yang lalu. Namun, ia yang dijadikan ganda putra kedua itu tidak bermain bersama partner biasanya, yakni Leo Rolly Carnando.

Baca Juga: Kaleidoskop 2021: 19 Tahun Menanti, Piala Thomas Akhirnya Pulang ke Indonesia 

Daniel Marthin saat dipasangkan dengan Mohammad Ahsan

Daniel tepatnya dipasangkan dengan seniornya, yakni Kevin Sanjaya. Pasangan Kevin/Daniel bermain di gim keempat karena mereka adalah ganda putra kedua yang dimainkan Tim Indonesia.

Ganda putra pertama telah diisi slotnya oleh Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Alasannya adalah karena Fajar Alfian/Muhammad Rian diturunkan sebagai ganda pertama.

Alhasil, pasangan selanjutnya harus memiliki ranking di bawah Fajar/Rian dan saat itu yang tersedia hanyalah Leo/Daniel. Memainkan Leo/Daniel sebagai ganda kedua di partai penentuan, dinilai terlalu berisiko.

Sebab Leo/Daniel dirasa belum memiliki jam terbang yang banyak di pentas besar seperti Piala Thomas. Kemudian, Kevin yang sudah berada dalam kondisi bugar di partai final akhirnya dipasangkan dengan juniornya yang berumur 20 tahun itu sebagai ganda kedua.

Kemungkinan karena Pelatih Ganda Putra Indonesia, Herry Iman Pierngady, ingin menambah kekuatan Tim Merah-Putih karena sebelumnya Daniel sempat dipasangkan dengan Mohammad Ahsan tapi justru menelan kekalahan.

Alasan lainnya Daniel dipasangkan dengan Kevin karena partner Kevin, Marcus Fernaldi Gideon diistirahatkan setelah dinilai kelelahan. Kendati begitu akhirnya Kevin/Daniel tidak bertanding di partai puncak karena Indonesia berhasil menyapu bersih tiga laga.

Indonesia menang 3-0 atas China di final Piala Thomas 2020 berkat aksi Anthony Sinisuka Ginting, Muhammad Rian/Fajar Alfian dan Jonatan Christie. Jadi, Daniel pun selamat karena tidak perlu keluar keringat untuk membantu Indonesia juara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini