KISAH heroik Shesar Hiren Rhustavito menarik untuk diulas. Kerap dipandang remeh, ia justru jadi pahlawan Tim Bulu Tangkis Indonesia saat juara Piala Thomas 2020.
Indonesia sukses menyabet gelar juara Piala Thomas 2020 yang digelar di Aarhus, Denmark, pada Oktober 2021. Itu merupakan titel pertama sejak terakhir pada 2002.

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari skuad yang mumpuni kala itu. Di tunggal putra, Indonesia memboyong Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, Chico Aura Dwi Wardoyo, dan Shesar Hiren Rhustavito.
Indonesia membawa empat pasangan di ganda putra. Mereka adalah Marcus Gideon/Kevin Sanjaya, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, Fajar Alfian/Rian Ardianto, dan Leo Rolly/Daniel Marthin.
Di Piala Thomas, format yang dipakai dalam satu pertandingan adalah tiga tunggal dan dua ganda. Khusus fase gugur, tim yang lebih dulu mencapai skor 3, dipastikan jadi pemenang.
Seringkali tunggal putra ketiga jadi penentu kemenangan. Di situlah peran Vito sangat terlihat, terutama di fase grup saat menghadapi Tim Bulu Tangkis Thailand dan Tim Bulu Tangkis Taiwan.
Saat menghadapi Thailand, dua tunggal putra yakni Anthony Ginting dan Jonatan kalah. Kemenangan hanya diraih oleh ganda putra Marcus/Kevin dan Fajar/Rian. Partai terakhir mempertemukan Vito dengan Adulrach Namkul dalam posisi 2-2.