Naik Podium di MotoGP San Marino 2021, Enea Bastianini Dibandingkan dengan Pembalap Lain di Ducati

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Jum'at 24 September 2021 21:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 24 38 2476508 naik-podium-di-motogp-san-marino-2021-enea-bastianini-dibandingkan-dengan-pembalap-lain-di-ducati-398jiiw2CZ.jpg Enea Bastianini naik podium di MotoGP San Marino 2021. (Foto: MotoGP)

MISANO – Sosok pembalap Tim Esponsorama Avintia Ducati, Enea Bastianini, terus menjadi sorotan di pentas MotoGP, usai sukses naik podium di balapan seri San Marino 2021 yang digelar pada akhir pekan lalu. Bahkan, Bastianini langsung dibandingkan dengan pembalap lain dari Ducati.

Ya, sebagaimana diketahui, kejutan besar dihadirkan Enea Bastianini di MotoGP San Marino 2021. Dia diketahui mendapatkan podium pertamanya di kelas MotoGP.

Enea Bastianini

Sebenarnya, pembalap tim Esponsorama Avintia Ducati itu telah menunjukkan bahwa performanya telah meningkat sejak balapan di Aragon satu pekan sebelumnya. Saat itu, dia finis di posisi keenam. Hasil itu enam peringkat lebih baik dari yang didapatnya di Sirkuit Silverstone, Inggris.

Kemudian, pada balapan di Misano, Bastianini memberikan kejutan. Dia finis di urutan ketiga. Dia berada di belakang Francesco Bagnaia dan Fabio Quartararo. Hasil itu menjadi raihan terbaiknya sebagai rookie di MotoGP pada musim ini.

BACA JUGA: Ditanya Kunci Sukses Salip Marc Marquez hingga Naik Podium, Enea Bastianini Beri Jawaban Tak Terduga

Podium tersebut pun tidak disangka oleh Direktur Olahraga Esponsorama, Ruben Xaus. Meski tidak pernah mengharapkan Bastianini mendapatkan podium, dia selalu ingin anak buahnya itu bisa tampil cepat di MotoGP.

BACA JUGA: Enea Bastianini Bikin Kejutan Besar di MotoGP San Marino 2021, Rins: Dia Supercepat!

“Ini lebih tidak terduga daripada yang mungkin dipikirkan orang. Mungkin, kami tidak mengharapkan podium, tetapi kami mengharapkan kecepatan yang dia miliki dalam balapan,” kata Xaus dilansir dari Tuttomotoriweb, Jumat (24/9/2021).

“Dia kurang pengalaman dan kami menyuruhnya untuk mengikuti pembalap seperti Bagnaia dan Quartararo,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Xaus mengatakan bahwa podium yang didapat Bastianini terasa lebih menyenangkan dibanding yang dicapai pembalap lain dari Ducati, yakni Johann Zarco, pada tahun lalu. Zarco yang kala itu masih membela Esponsorama Avintia Ducati naik podium di Sirkuit Brno, Republik Ceko.

Xaus merasa podium Bastianini lebih berhaga lantaran menilik posisi sang pembalap saat memulai race. Diketahui, dia hanya memulai dari posisi 12, berbeda dengan Zarco yang mendapat pole position dan menunggangi motor yang lebih bagus.

Johann Zarco

Selain itu, Bastianini juga berstatus sebagai rookie di kelas utama, berbeda dengan Zarco yang sudah pernah naik podium sebelumnya. Lalu, tahun ini juga menjadi musim terakhir tim Avintia di MotoGP dan mereka memiliki anggaran yang lebih sedikit dibanding tim yang lain.

“Podium ini rasanya lebih baik dari tahun lalu. Zarco tidak ingin datang kepada kami dan memiliki motor yang lebih baik daripada yang digunakan Bastianini sekarang.,” jelas Xaus.

“Dalam balapan itu (di Brno 2020) kami mendapat pole dan itu sangat bagus, tapi banyak hal yang terjadi. Zarco sudah naik podium, Enea adalah rookie dan ini adalah tahun terakhir kami di MotoGP, kami memiliki anggaran lebih sedikit daripada semua orang di grid,” jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini