Menanggapi situasi tersebut, Wolff selaku bos dari Mercedes mengaku timnya memiliki strategi untuk dapat menjegal Verstappen di F1 GP Belanda. Dia mengatakan strategi pit stop akan menjadi penentu. Namun, Wolff juga memiliki strategi lainnya untuk membuat pembalap asal Belanda itu tidak berkutik.
“Saya pikir jika kami dapat memiliki kecepatan yang sama dalam balapan, sekali lagi ini adalah tentang bertahan hidup dengan satu atap,” ujar Wolff, dilansir dari Motorsport, Minggu (5/9/2021).
“Max perlu membuat keputusan. Apakah dia pergi untuk satu perhentian, atau apakah dia akan pergi untuk dua perhentian? Saya pikir kami bisa memainkan kedua strategi,” sambungnya.
“Kami telah melihat bahwa Anda dapat memiliki dua mobil yang benar-benar dapat berjalan sangat berbeda. Tentu saja, masuk pit satu, lalu memotong dengan tekanan masif dan kemudian membiarkan yang lain keluar dapat membantu anda finis di posisi satu atau dua,” pungkas Wolff.
(Djanti Virantika)