Veteran Perang Afghanistan Raih Medali Emas Cabor Sepeda di Paralimpiade Tokyo 2020

Muammar Yahya Herdana, Jurnalis · Kamis 26 Agustus 2021 17:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 26 43 2461616 veteran-perang-afghanistan-raih-medali-emas-cabor-sepeda-di-paralimpiade-tokyo-2020-D7pmaTkNoK.jpg Jaco van Gass merupakan veteran perang Afghanistan. (Foto/Reuter)

TOKYO – Veteran perang Afghanistan, Jaco van Gass, mempersembahkan emas kedua bagi Britania Raya di Paralimpiade Tokyo 2020. Dia mengalahkan kompatriotnya, Fin Graham di cabang olahraga balap sepeda trek pursuit C3 Putra di Izu Velodrome, Kamis (26/8/2021).

Atas pencapaiannya itu, Van Gass berhasil menyumbangkan emas kedua bagi Britania Raya dari cabor balap sepeda trek. Emas sebelumnya diraih atlet putri, Dame Sarah Storey, pada pursuit C5 putri.

Foto/Reuters

Jaco van Gass merupakan veteran perang asal Inggris yang pernah berperang di Afghanistan pada tahun 2009. Namun nasib kurang beruntung harus menimpanya atlet berusia 3 tahun itu terkena peluncur roket yang membuatnya kehilangan lengan kirinya.

Baca juga: Hasil Para-Balap Sepeda Paralimpiade Tokyo 2020: Muhammad Fadli Imammudin Tempati Posisi Ke-17

Van Gass berhasil menyelesaikan balapan dengan perolehan waktu 3:20.987. Sedangkan Graham finish satu detik lebih sedirit di belakangnya dengan total waktu 3:22.000.

Baca juga: Ni Nengah Widiasih Raih Medali Perak di Paralimpiade Tokyo 2020, Presiden Jokowi Ucapkan Selamat

Sebelumnya di Izu Velodrome, perebutan medali sepeda Inggris berlanjut saat Jody Cundy meraih perak dalam time trial C4-5 1.000m putra sebelum Aileen McGlynn dan Helen Scott bersatu kembali untuk merebut medali yang sama dalam time trial B 1000m putri.

Cundy membuat sejarah dengan menjadi pria Inggris pertama yang memenangkan medali di tujuh Paralimpiade, yang pertama datang pada cabor renang di Atlanta pada tahun 1996 sebelum ia beralih ke bersepeda menjelang Beijing 2008.

Foto/Reuters

“Berada di sini di Paralimpiade lainnya, untuk menetapkan waktu terbaik pribadi seumur hidup, untuk meraih medali perak lainnya sungguh fenomenal,” kata McGlynn dilansir dari Evening Standard, Kamis (26/8/2021).

“Saya mengendarai sepeda saya tahun lalu, saya tidak berlatih, saya hanya menikmati bersepeda. Bukan pelatihan khusus,” katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini