Terima Bonus Setara dengan Olimpiade, Atlet Paralimpiade Tokyo 2020 Puji Pemerintahan Presiden Jokowi

Quadiliba Al-Farabi, Jurnalis · Jum'at 17 September 2021 14:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 17 43 2472890 terima-bonus-setara-dengan-olimpiade-atlet-paralimpiade-tokyo-2020-puji-pemerintahan-presiden-jokowi-8dJyi1BfVO.JPG Atlet Paralimpiade Tokyo 2020 puji apresiasi dari pemerintahan Presiden Jokowi (Foto: Biro Pers Setpres)

JAKARTA Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima pujian dan apresiasi atlet Indonesia yang tampil di ajang Paralimpiade Tokyo 2020. Sebab, atlet-atlet ini merasa menerima perlakuan yang sama dengan para atlet Olimpiade Tokyo 2020.

Hal ini disampaikan atlet para bulu tangkis Indonesia peraih tiga medali di ajang tersebut, Leani Ratri Oktila, dalam sebuah wawancara dengan stasiun tv. Menurutnya, Presiden dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) tidak membedakan atlet di Olimpiade dan Paralimpiade.

Presiden Jokowi

“Di masa pemerintahan Pak Jokowi ini, kami atlet merasa disetarakan dari keseluruhan. Jadi, kita nggak merasa berbeda dengan yang lain. Itu buat kita percaya diri,” ujar Leani, Jumat (16/9/2021).

Hal senada disampaikan Ketua National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, Senny Marbun. Ia memuji Jokowi dan Menpora RI, Zainudin Amal,i atas perhatiannya terhadap atlet difabel.

Sebagaimana diketahui, kontingen Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020 mampu menduduki peringkat 43 klasemen akhir. Mereka merengkuh dua emas, tiga perak, dan empat perunggu.

BACA JUGA: CdM Kontingen Indonesia Beberkan Target di Paralimpiade Tokyo 2020

“Kita berhasil ini karena pak Jokowi. Pak Jokowi berani menyetarakan harkat dan martabat kita dengan yang non difabel. Itu yang membuat semangat kita bangkit,” kata Senny Marbun.

“Pak Menpora memberi kami ruang yang sangat longgar, untuk latihan dan peralatan yang kita punyai. Pak Menpora selalu mengatakan, jangan kamu putus asa dengan kekuranganmu. Sama yang saya selalu katakan kepada teman-teman jangan pernah hitung yang hilang dari tubuhmu, tapi hitung yang masih tersisa. Itu yang selalu saya suntik kepada mereka,” ungkapnya.

Sementara itu, Menpora Zainudin Amali menyatakan kinerjanya tersebut merupakan arahan langsung dari Presiden Jokowi. Presiden Jokowi ingin semua atlet disetarakan, baik difabel maupun non difabel.

Leani Ratri Oktila (Foto: Paralympic)

“Pak presiden memberi arahan pada saya, pak Menpora jangan sedikit pun ada perbedaan pelayanan kepada atlet NPC. Jadi arahan itu saya pedomani dan sampai sekarang saya seperti keluarga (dengan atlet difabel),” ucapnya.

Ia pun bertekad untuk terus menjalankan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang telah ditandatangani Presiden Jokowi pada 9 September 2021 lalu. DBON menerangkan, bahwa tidak ada perbedaan fasilitas yang didapatkan semua atlet nasional.

“Di dalam DBON ini kami beri tempat yang setara antara atlet-atlet olimpiade dan paralimpiade. Tentu kita memfasilitasi sama persis, apa yang didapatkan oleh atlet olimpiade, mulai dari persiapannya, Pelatnasnya, pengiriman ke kualifikasi. Kemudian pada saat bertanding semuanya kami setarakan, tidak ada perbedaan sedikitpun. Karena kami tahu bahwa teman-teman yang terhimpun di NPC ini mereka punya kemampuan dan juga semangat untuk berprestasi,” jelasnya.

Prestasi Indonesia diharapkan meningkat di Paralimpiade Paris 2024. Peningkatan prestasi itu akan menjadi bukti dari berjalannya DBON.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini