Bersaing Perebutkan Gelar Juara MotoGP 2021, Joan Mir Yakin Quartararo Lebih Tertekan

Andika Rachmansyah, Jurnalis · Kamis 19 Agustus 2021 13:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 19 38 2457838 bersaing-perebutkan-gelar-juara-motogp-2021-joan-mir-yakin-quartararo-lebih-tertekan-5F8ygJ6YeF.jpg Joan Mir dan Fabio Quartararo bersaing perebutkan gelar juara MotoGP 2021. (Foto: MotoGP)

SPIELBERG – Pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir, mengomentari persaingan perebutan gelar juara MotoGP 2021. Mir pun yakin dirinya jauh lebih enteng soal tekanan ketimbang Fabio Quartararo.

Perebutan gelar juara MotoGP 2021 memang masih berlangsung seru dan sengit. Sejumlah nama punya kans besar, termasuk Quartararo dan Mir.

Fabio Quartararo

Quartararo sendiri kini sedang memimpin klasemen sementara MotoGP 2021. Pada saat mentas di Sirkuit Red Bull Ring, Austria, akhir pekan lalu, pembalap Monster Energy Yamaha itu berhasil finis di posisi ketiga dan ketujuh pada dua seri balapan tersebut.

BACA JUGA: Joan Mir Yakin Kalahkan Fabio Quartararo untuk Jadi Juara Dunia MotoGP 2021

Hasil itu menjadikan Quartararo unggul 47 poin dari Mir yang menempati urutan ketiga di klasemen sementara MotoGP 2021. Sejauh ini, Quartararo mengoleksi 181 poin, sementara untuk Mir selaku juara bertahan adalah 134 poin.

BACA JUGA: Demi Gelar Juara MotoGP 2021, Fabio Quartararo Ikuti Cara Joan Mir

Meski terpaut 47 poin dari pemimpin klasemen MotoGP 2021, Mir tampaknya tidak gentar melihat jarak poin yang besar. Bahkan baru-baru ini, pembalap Suzuki Ecstar itu mengklaim kalau dirinya hanya butuh dua atau tiga kemenangan untuk bisa merebut gelar juara.

Mir percaya bahwa tiga balapan berikutnya di Silverstone, Aragon, dan Misano akan menjadi titik penting dalam pertarungan kejuaraan. Sementara, di sisi lain, dia meyakini bahwa tekanan yang dihadapi Quartararo akan terus meningkat.

"Saya pikir dalam tiga balapan berikutnya kami akan mulai melihat kejuaraan yang berbeda,” ucap Mir, dilansir dari Motorsport, Kamis (19/8/2021).

Joan Mir

“Meski Fabio (Quartararo) pemuncak klasemen, saya pikir tekanan akan memulai setiap balapan menjadi lebih tinggi. Selalu sulit bagi seorang pembalap untuk mengelola tekanan itu, temasuk juga Yamaha karena semua akan melawan mereka,” sambungnya.

“Dia (Quartararo) memang melakukannya dengan sangat baik, tetapi yang pasti sekarang tekanannya jauh lebih tinggi, jadi mari kita lihat,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini