Demi Gelar Juara MotoGP 2021, Fabio Quartararo Ikuti Cara Joan Mir

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Senin 16 Agustus 2021 08:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 16 38 2456135 demi-gelar-juara-motogp-2021-fabio-quartararo-ikuti-cara-joan-mir-8T31YfvTiU.jpg Fabio Quartararo (kanan) coba bermain aman di MotoGP 2021. (Foto: REUTERS/Borut Zivulovic)

SPIELBERG – Pembalap Tim Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, mengikuti cara Joan Mir untuk keluar sebagai juara MotoGP 2021. Cara yang dimaksud adalah, Fabio Quartararo bermain aman supaya mendapatkan poin demi poin di setiap balapan.

Sekadar informasi, Fabio Quartararo dan pembalap lainnya turun di race MotoGP Austria 2021 yang digelar semalam. Start dari posisi dua, Fabio Quartararo memilih bermain aman dan akhirnya finis di posisi tujuh. Dalam balapan semalam, Sirkuit Red Bull Ring diguyur hujan pada lap 22, dan membuat kebanyakan pembalap langsung masuk ke pit untuk mengganti motor dengan set-up trek basah.

Fabio Quartararo

Namun, ada beberapa pembalap, termasuk sang pemenang, Brad Binder, tetap nekat menggunakan set-up motor normal. Fabio Quartararo mengaku sempat ingin melanjutkan dengan set-up normal,

Namun, ia ingat musim ini punya kesempatan besar menjadi juara dunia sehingga tidak ingin mengalami kecelakaan di setiap seri balapan. Akhirnya, dia pun memutuskan mengganti motornya ke set-up basah.

“Ini pertama kalinya tahun ini saya sedikit berpikir tentang menjadi juara dunia, saya ingin jujur. Saya memiliki banyak risiko dan saya tidak ingin membuat kecelakaan bodoh,” kata Fabio Quartararo dilansir dari Motorsport, Senin (16/8/2021).

BACA JUGA: Bagnaia dan Mir Makin Dekat, Fabio Quartararo Tetap Tenang Pimpin Klasemen Sementara MotoGP 2021

“Saya hampir mengalaminya di tikungan satu ketika Marc (Marquez) jatuh, anda dapat melihat di TV bahwa saya hampir menyentuhnya. Ya, itu adalah saat untuk memikirkan tentang juara,” imbuhnya.

Pembalap asal Prancis itu mengatakan pilihannya untuk bermain aman di trek yang bukan andalan Yamaha merupakan sebuah keuntungan. Sebelum tiba di Austria, Fabio Quartararo memiliki keunggulan 34 poin atas pesaingnya di urutan kedua dan mengakhirinya dengan keunggulan 47 poin.

Fabio Quartararo

“Kami tiba di Austria dengan keunggulan 34 poin di trek ini dan kami pulang dengan 47 poin. Kami mengambil keuntungan dan saya pikir kami tidak mengharapkan itu. Jadi, saya pikir sekarang poin kami cukup bagus di kejuaraan, jadi saya ingin terus seperti itu.”

Fokus Fabio Quartararo saat ini adalah mendapatkan poin di tujuh balapan tersisa. Balapan selanjutnya di Sirkuit Silvertone, Inggris pada Minggu 29 Agustus 2021, menjadi salah satu sirkuit kesukaan pembalap bernomor 20 tersebut.

“Jadi, saya pikir itu akan menjadi balapan yang penting, kira-kira ada tujuh atau delapan balapan tersisa, jadi saya mengambil balapan demi balapan dan yang berikutnya (Silverstone) adalah salah satu favorit saya,” lanjut pembalap berjuluk El Diablo.

Bagaimana dengan Joan Mir? Saat menjadi juara MotoGP 2020, Joan Mir memilih bermain aman. Terbukti dari 14 race MotoGP 2020, Joan Mir keluar sebagai juara dunia dengan koleksi hanya satu kemenangan di sepanjang musim.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini