Profil Karisma Evi, Calon Peraih Medali Emas Paralimpiade Tokyo 2020 dan Pemecah Rekor Dunia

Antara, Jurnalis · Sabtu 14 Agustus 2021 06:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 14 43 2455454 profil-karisma-evi-calon-peraih-medali-emas-paralimpiade-tokyo-2020-dan-pemecah-rekor-dunia-zBf52g8YMv.jpg Karisma Evi bidik hasil maksimal di Paralimpiade Tokyo 2020. (Foto: ANTARA/Aloysius Jarot)

PROFIL Karisma Evi, atlet Indonesia yang akan turun di Paralimpiade Tokyo 2020 akan dibahas. Meski menyandang tunadaksa, Karisma Evi tak mau menganggap kondisi itu sebagai suatu kendala maupun keterbatasan.

Mungkin tidak terbayangkan sebelumnya bagi Karisma Evi Tiarani, seorang gadis asal Boyolali, Jawa Tengah, bisa menjuarai ajang olahraga tingkat internasional, apalagi memecahkan rekor dunia.

Karisma Evi

(Karisma Evi saat berlatih. (Foto: ANTARA/Aloysius Jarot)

Bagaimana tidak, Evi terlahir dengan keistimewaan kaki kirinya yang lebih pendek sekitar 7 centimeter, dan tak sekuat kaki kanan. Nyatanya, atlet kelahiran 19 Januari 2001 itu malah jatuh cinta pada olahraga lari sejak duduk di kelas 2 SMP.

Gadis berhijab itu mulanya ingin menjadi pemain bulu tangkis, tetapi seiring waktu ternyata minatnya beralih ke cabang olahraga atletik. Cabang olahraga itulah yang kemudian membawa Evi meraih sederet prestasi di berbagai ajang kejuaraan tingkat daerah, nasional, hingga internasional.

Ujian pertamanya adalah Pekan Paralimpiade Pelajar Daerah (Peparda) 2014, dan Evi sukses mempersembahkan satu medali emas di nomor 100 meter T42. Pada Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) 2016 di Jawa Barat, bungsu dari dua bersaudara itu berhasil mendapat dua emas, yakni di nomor lari 100 meter dan lompat jauh.

Tak puas, Evi terus membuktikan kemampuannya, dan di ajang Asian Para Games (APG) 2018 menggondol emas di nomor 100 meter T42 (tuna daksa). Masih di ajang yang sama, Evi juga meraih medali perunggu di nomor lompat jauh putri klasifikasi T42-44/61-64.

Evi kembali membuat bangga Indonesia dengan keberhasilannya menyabet medali emas serta memecahkan rekor pada Kejuaraan Dunia Para Atletik 2019 di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).

BACA JUGA: Daftar 23 Atlet Indonesia yang Tampil di Paralimpiade Tokyo 2020

Atlet binaan National Paralympic Committee (NPC) Indonesia itu berhasil memecahkan rekor dunia di nomor 100 meter putri dengan catatan waktu 14,72 detik. Evi berhasil mengalahkan atlet asal Italia Monica Graziana Contrafatto yang berada di posisi kedua dengan catatan waktu 15,56 detik, dan tempat ketiga dihuni Gitte Haenen asal Belgia (15,60 detik).

Ternyata sebelumnya, Evi pada Turnamen Handisport Paris Open 2019 juga telah memecahkan rekor dunia dengan mencetak waktu 14,90 detik. Artinya, di Kejuaraan Dunia Para Atletik di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) 2019, Evi memecahkan rekornya yang telah dicetaknya sendiri.

Tak disangka, dari Desa Talak Broto, Kecamatan Simong, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Evi mampu menembus batas negara dan berhasil menorehkan catatan prestasinya.

Rupanya, dukungan orang tua, terutama sang ibu dan teman-temannya yang membuatnya tumbuh dengan percaya diri dan tak pernah merasa minder. Keistimewaan fisik yang dimiliki gadis yang kini berusia 20 tahun itu tidak pernah membuatnya merasa diperlakukan berbeda oleh keluarga dan lingkungannya.

Kawan-kawan sekolahnya pun tidak pernah sekalipun mengejek atau mengolok-olok Evi, namun justru mendukungnya secara penuh dalam berprestasi. Sedianya, Evi turut tampil di gelaran ASEAN Paragames 2020 di Filipina, tetapi urung terlaksana karena pesta olahraga disabilitas itu dibatalkan menyusul pandemi COVID-19.

Namun, masih ada satu kesempatan lagi, yakni Paralimpiade Tokyo yang akan digelar mulai 24 Agustus hingga 5 September 2021 di Jepang. Bersama 22 atlet lainnya, Evi bakal mewakili Merah Putih pada pesta olahraga atlet disabilitas empat tahunan tersebut.

Keterbatasan tak membuatnya merasa terbatasi. Mari dukung Evi dalam merajut prestasi demi prestasi untuk kembali mengharumkan nama Indonesia di tingkat dunia.

Biodata singkat:

Nama: Karisma Evi Tiarani

Tempat, tanggal lahir: Boyolali, 19 Januari 2001

Cabang: para-atletik

Prestasi:

- Pekan Paralimpiade Pelajar Daerah 2014 (1 emas)

- Pekan Paralimpiade Nasional 2016 (2 emas)

- Asian Para Games (APG) 2018 (1 emas, 1 perunggu)

- Turnamen Handisport Paris Open 2019 (1 emas - memecahkan rekor dunia)

 - Kejuaraan Dunia Para Atletik 2019 (1 emas - memecahkan rekor dunia)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini