Indonesia Tak Ikut Olimpiade 1964 dan 1980, Ini Alasannya

Fitradian Dimas Kurniawan, Jurnalis · Selasa 03 Agustus 2021 08:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 03 43 2449954 indonesia-tak-ikut-olimpiade-1964-dan-1980-ini-alasannya-ux2UMr7Sld.jpg Logo Olimpiade. (Foto: Reuters)

INDONESIA menjadi salah satu negara yang aktif mengikuti kompetisi olahraga empar tahunan paling bergengsi di dunia, Olimpiade. Namun, ada beberapa kesempatan, Indonesia tak punya wakil, yakni tepatnya pada 1964 dan 1980.

Sebagaimana diketahui, Indonesia pertama kali ikut Olimpiade saat diselenggarakan di Helsinki, Finlandia, pada 1952. Penyelenggaraan yang menempatkan Amerika Serikat sebagai juara umum tersebut menjadi pertanda keikutsertaan Indonesia dalam kompetisi olahraga dunia tersebut.

Olimpiade Tokyo 2020

Ketika itu, Indonesia hanya mengirimkan tiga atlet. Mereka adalah Soedarmojo di cabang olahraga (cabor) atletik, Soeharko di cabor renang, dan Thio Ging Wie bersaing di cabor angkat besi.

BACA JUGA: Atlet Qatar Berbagi Medali Emas dengan Saingannya di Olimpiade Tokyo 2020, Kok Bisa?

Sejak itu, Indonesia hampir selalu turut berpartisipasi dengan mengirimkan kontingennya ke Olimpiade. Namun, pada Olimpiade edisi 1964 dan 1980, Indonesia tak berpartisipasi.

BACA JUGA: Sprinter Belarusia yang Tolak Naik Pesawat Sudah Ditangani Pihak Berwenang

Pada Olimpiade Tokyo 1964, Indonesia terpaksa tidak berpartisipasi karena harus menjalani skors dari Komite Olimpiade Internasional (IOC). Pasalnya, pada Asian Games 1962, Indonesia yang berperan sebagai tuan rumah tidak mengundang Israel dan Taiwan.

Presiden Indonesia saat itu, Ir Soekarno, tidak mengundang Israel dengan alasan solidaritas kepada negara-negara Arab. Adapun juga tidak mengundang Taiwan dengan alasan yang sama kepada China.

IOC sebagai badan utama Olimpiade pun mengecam keras tindakan tersebut. Mereka menganggap keputusan politik sebuah negara tidak seharusnya dilibatkan dengan olahraga.

Sebagai akibatnya, Indonesia pun dilarang untuk berpartisipasi pada Olimpiade Tokyo 1964. Hal itu pula yang membuat Indonesia mengikuti pesta olahraga negara-negara berkembang (The Games of the New Emerging Forces/Ganefo) di Jakarta pada 1963, yang merupakan saingan Olimpiade.

Olimpiade

Kemudian, Indonesia juga turut dalam aksi boikot Olimpiade 1980 di Moskow, Uni Soviet. Hal ini terjadi menyusul aksi yang dilakukan oleh Amerika Serikat (AS), sebagai bentuk protes terhadap invasi Uni Soviet atas Afganistan pada 1979.

Akhirnya, boikot benar-benar dilaksanakan pada 21 Maret 1980 oleh AS. Langkah itu kemudian diikuti 59 negara lainnya, termasuk Indonesia. Banyak negara yang malah berpartisipasi dalam Olympic Boycott Games.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini